Heboh, Video Mengatasnamakan PKAD Minta Bangsa Selain Aceh Darussalam Keluar

MALANGTIMES - Sebuah video berdurasi 5 menit 15 detik sedang menjadi viral di media sosial. Video yang mengatasnamakan PKAD/AM dan Pembebasan Kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh Merdeka dan Tentara Islam Aceh Darussalam menyerukan kepada seluruh bangsa selain Aceh Darussalam untuk keluar dari Aceh Darussalam sementara waktu.

Mereka yang mengatasnamakan PKAD itu terlihat enam orang pria berdiri rapi di sebuah ruangan. Seorang di antaranya tepat di barisan tengah, tanpa mengenakan penutup wajah.

Dan pria yang berada di tengah itu menyerukan beragam hal. “Hari ini bertepatan dengan 18 Muharram sebagai bangsa yang mempunyai adat, budaya dan etika di dalam bernegara, maka kami bangsa Aceh Darussalam menyerukan kepada seluruh bangsa-bangsa yang ada di Aceh Darussalam saat ini untuk keluar dari Aceh Darussalam selain dari pada bangsa Aceh Darussalam,” ucap pria tersebut.

“Yang merasa diri bukan bangsa Aceh Darussalam kami persilakan untuk sementara waktu untuk keluar daripada negeri kami, negeri Aceh Darussalam karena kami ingin menyelesaikan persoalan bangsa kami untuk mendirikan hukum Allah di bumi Aceh Serambi Mekah bumi Aceh Darussalam,” tambahnya.

“Maka dari itu kami atas nama PKAD/AM dan Pembebasan Kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh Merdeka dan Tentara Islam Aceh Darussalam menyerukan kepada seluruh bangsa selain daripada bangsa Aceh Darussalam, untuk keluar dari Aceh Darussalam sementara waktu yang kami memberi masa tenggang waktu paling lama 4 Desember 2019,” ucapnya.

Ya dalam video itu meminta agar selain warga Aceh akan diberikan waktu hingga 4 Desember 2019 mendatang untuk keluar dari Aceh. Jika hingga batas tenggang waktu yang ditetapkan itu masih berada di Aceh mereka akan melakukan tindakan.

“Dan bila pada tanggal tersebut orang-orang yang tidak berkepentingan dan berkenaan dengan Aceh Darussalam tidak keluar dari Aceh Darussalam maka jangan salahkan kami untuk mengambil satu tindakan terhadap orang-orang yang memang tidak berkepentingan di Aceh Darussalam,” ujarnya.

Mereka diperbolehkan kembali ke Aceh bila permasalahan yang ada di sana selesai. Video itu dibuat rupanya mereka ingin menyelesaikan perkara tanpa diketahui oleh warga selain Aceh.

“Bila penyelesaian perkara-perkara yang menyangkut Aceh Darussalam sudah selesai, kami persilakan kepada bangsa-bangsa yang lain untuk masuk lagi kembali ke negeri Aceh Darussalam. Karena mengingat hal tersebut adalah menentukan dari segala hal, terutama hal yang menyangkut kedaulatan Aceh Darussalam. Kami tidak mau bangsa-bangsa di luar Aceh Darussalam ikut campur dalam penyelesaian hak kedaulatan bangsa kami Aceh Darussalam,” tutupnya.

 

 

Top