Cerita Singkat Masjid Bersih dan Sehat di Malang

Sep 25, 2015 06:56
Masjid Al Hurriyah, Kecamatan Tumpang nampak depan (Foto: Hilmy/Malangtimes)
Masjid Al Hurriyah, Kecamatan Tumpang nampak depan (Foto: Hilmy/Malangtimes)

MALANGTIMES - Masjid Al Hurriyah, di Kecamatan Tumpang, Malang, Jawa Timur, mendapat gelar 'Masjid Sehat Award' dari Dewan Masjid Indonesia (DMI). Program Perilaku Hidup Bersih Berbasis Masjid (PHBS) ini digelar DMI Pusat dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Baca Juga : Tundukkan Rasa Takut untuk Kemanusiaan, Ini Kisah Bripka Jerry yang Banjir Apresiasi

"Setelah menjadi peserta PHBS, takmir Masjid mendapatkan pelatihan seputar pengelolaan Masjid dan mulai kampanye hidup bersih di Masjid," kata Qomarul Ghulam, Ketua Masjid Al Hurriyah kepada MALANGTIMES (TIMES INDONESIA NETWORK), Kamis (24/9/2015).

Ia menambahkan, ada enam item yang dinilai, yang jelas di Masjid Al Hurriyah ditekankan sebelum wudhu cuci tangan dengan sabun, tidak merokok di sekitar masjid, tidak boleh meludah, dan tentunya lingkungan harus bersih, serta air dalam masjid harus bersih. 

Dijelaskannya bahwa hal tersebut dinilai tim dari Jakarta yang berasal dari Kemenkes dan DMI pusat. Yang mana prosesnya antara tahun 2013, berikutnya di tahun 2014 ketika DMI pusat melakukan penilaian di Masjid Al Hurriyah, dan dalam penilaiannya selain takmir masjid juga kader-kader masjid dinilai.

Dan hasil dari penilaian tersebut akhirnya Masjid Al Hurriyah mendapatkan gelar 'Masjid Sehat Award' nasional yang mana dalam piagam penghargaan tersebut ditandatangani ketua DMI yang juga Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla pada 1 Desember 2014.

Baca Juga : Glenn Fredly Meninggal Dunia Tepat setelah 40 Hari Kelahiran Anak Pertamanya

"Sebenarnya di kabupaten Malang ada 25 Masjid dari lima kecamatan yang ikut program PHBS yaitu selain dari Kecamatan Tumpang, juga Kecamatan Poncokusumo, Dampit, Kepanjen, dan Pakisaji, kemudian di luar Malang juga ada seperti daerah Ponorogo, dan Kalimantan, serta beberapa daerah lain di Indonesia," Cerita Ghulam. 

Kedepan dalam menindaklanjuti predikat tersebut ia akan melaksanakan program  posbindu yaitu pos pelayanan terpadu untuk melayani jemaah agar jemaah  yang sakit dapat dideteksi secara dini.

"Nantinya akan ada pemeriksaan detak jantung dan kadar gula untuk jemaah yang kemudian akan diberikan rujukan untuk proses lanjutannya," tutup pria yang juga seorang guru ini. (*)

Topik
Masjid Al HurriyahWakil Presiden RIYusuf Kalla

Berita Lainnya

Berita

Terbaru