MALANGTIMES - Rencana pembangunan Malang Creative Center (MCC) kembali disorot. Pembangunan gedung yang diperuntukkan mengeksplor kemampuan dan kreativitas arek-arek Malang itu diharapkan bisa dimatangkan sebelum kemudian direalisasikan sebagai mega proyek Pemkot Malang pada 2020 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto menyampaikan, MCC merupakan wadah yang sengaja direncanakan untuk menampung setiap kreativitas yang dimiliki arek-arek Malang. Selain itu, keberadaan MCC juga ditargetkan mampu mengurangi angka pengangguran terbuka yang kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa.

"Teman-teman Malang Creative Fusion (MCF) sudah dua kali diskusi dengan Presiden Jokowi tentang program kreatif yang digarap. Artinya, krearivitas arek-arek Malang ini sudah sangat diakui. Bahkan beberapa produk yang dibuat sudah laku di Eropa dan Asia. Kemudian MCC ini jadi wadah bagi mereka," tegas Wasto.

Dengan kreativitas yang dituangkan di MCC, diharapkan ke depan masyarakat dan generasi muda tertular dengan kreativitas yang dikembangkan. Sehingga, ekonomi kreatif di kota yang juga berjuluk sebagai kota bunga ini dapat terealisasi semakin baik lagi.

"Penting lagi, ini bisa mengurangi penganguran terbuka. Selama ini, tak semua lulusan perguruan tinggi yang pulang ke daerahnya, dan memilih menetap di Kota Malang. Ketika ada MCC maka diharapkan mereka bisa berkreasi dan menghasilkan produk serta tak lagi menganggur," jelas pria yang gemar olahraga lari itu.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi menyampaikan, gagasan membuat MCC memang poin yang bagus. Namun dia mengusulkan agar MCC memiliki anak sentra di setiap kecamatan atau kelurahan. Sehingga mampu menjangkau kreativitas masyarakat di setiap sudut Kota Malang.

"Kalau bisa jangan hanya bangun MCC, tapi juga bisa jangkau di wilayah-wilayah seperti kelurahan atau kecamatan, dan pusatnya masih di MCC," terangnya.