Gunernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh kepala daerah di Jatim (Humas Pemkot Malang dor MalangTIMES).
Gunernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh kepala daerah di Jatim (Humas Pemkot Malang dor MalangTIMES).

MALANGTIMES - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa memberi pujian kepada seluruh wilayah Jatim, tanpa kecuali sinergitas yang digelorakan tiga daerah di Malang Raya. Dia menyebut, sinergitas tiga daerah tersebut patut ditiru untuk kepentingan pembangunan di Jatim.

Perempuan berhijab itu menyampaikan, untuk mempercepat proses pembangunan di Jatim, setiap daerah semestinya melakukan pendekatan berbasis kewilayahan. Sehingga, proses pembangunan dapat berjalan selaras dari hulu ke hilir dan berkesinambungan antara daerah yang satu dengan lainnya.

"Yang dapat saya contohkan dan saya cermati,  seperti konsep Malang Raya. Itu bagus dan perlu dikembangkan di daerah-daerah lainnya," kata mantan Mensos RI itu di hadapan kepala daerah seluruh Jatim dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Gedung Grahadi, Rabu (18/9/2019).

Dia menyampaikan, beberapa program prioritas Jatim, seperti penguatan gerbang Kertasusilo, BTS (Bromo Tengger Semeru), konektisivitas wilayah Selingkar Wilis (Matraman), kawasan Madura dan juga wilayah timur Jatim harus segera direalisasikan.

"Kita (Jatim) juga diminta untuk mengkaji sekaligus usulan atas pengembangan transportasi masal. Salah satunya Sky Train atau LRT," terang Khofifah.

Tujuannya, lanjut Khofifah, agar wisatawan lebih nyaman dan lebih mudah menjangkau semua titik wisata Jatim yang saling terintegrasi. Sehingga, wisatawan dapat lebih lama tinggal di Jatim. Karena dari hasil yang ada, wisatawan hanya bertahan selama satu hingga dua hari saja saat berkunjung ke Jatim.

"Masak selama ini di Jatim cuma 1-2 hari,  dan 10 hari ada di Bali," singgung Khofifah.

Dalam waktu dekat, menurutnya Pemprov Jatim akan segera mengeluarkan Blue Book, sebagai pedoman pembangunan terintegrasi. Sehingga pembangunan dapat dijalankan sebagaimana rencana yang dibuat dan sejalur dengan pembangunan di setiap daerah.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan jika Presiden Jokowi secara khusus memberikan perhatian kepada Jawa Timur. "Perintah Presiden jelas dan tegas, dan dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan Rakor Teknis Terbatas khusus dengan Pemprov Jatim dan Kementerian teknis, dengan titik poinnya adalah percepatan pembangunan infrastruktur dan manufaktur," tutur Khofifah.