MALANGTIMES - Peristiwa memilukan terjadi di PT Assa Printing Converting, Selasa (17/9/2019) siang. 

Satu bangunan yang dijadikan gudang penyimpanan cat oleh perusahaan yang berlokasi di Jalan Adikarya, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen ini ludes dilahab api. 

Akibatnya dua orang dikabarkan mengalami luka bakar, seseaat setelah terpental ketika insiden kebakaran terjadi.

”Kasus kebakaran ini masih dalam tahap penyidikan, kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Hanya saja diduga kuat kebakaran dipicu karena putung rokok yang dibuang sembarangan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kepanjen, Iptu Supriyadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, peristiwa kebakaran juga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar.

Mereka adalah Ali Sodikin (38) warga Dusun Tempur, Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen dan Wanuli (61) warga Jalan Bintoro, Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen.

”Saat insiden kebakaran terjadi, kedua korban sedang beristirahat usai membenahi bangunan yang ada di samping gudang yang terbakar. Informasinya kondisi keduanya saat ini sudah berangsur membaik, korban hanya mengalami luka bakar ringan,” terang Supriyadi.

Dari hasil penyidikan polisi, insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. 

Kronologi kebakaran ini bermula saat Ali Sodikin dan Wanuli sedang istirahat sesaat setelah membenahi bangunan gudang penyimpanan cat di PT Assa Printing Converting.

Ketika keduanya sedang tiduran didalam gudang itulah, kaleng cat yang sudah tidak terpakai di dalam gudang tersebut tiba-tiba meledak.

Bahkan, kedua korban yang sedang istirahat di tempat yang berjarak sekitar 3 meter dari tempat penyimpanan cat di gudang tersebut, juga sempat terpental.

Mengetahui adanya ledakan yang berujung kebakaran, kedua korban langsung berlari menyelamatkan diri. 

Di sisi lain, petugas keamanan PT Assa Printing Converting yang sedang melakukan penjagaan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Sembari menunggu kedatangan petugas gabungan dari Polsek Kepanjen dan PMK Kabupaten Malang. 

Warga beserta karyawan PT Assa Printing Converting sempat berupaya memadamkan api menggunakan 10 tabung Apar yang disediakan oleh perusahaan.

”Akibat peristiwa kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 10 juta. Selain itu satu kaleng bekas bahan cat yang terbakar di lokasi kejadian, juga kami amankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyidikan,” sambung Supriyadi saat dikonfirmasi MalangTIMES.com, Selasa (17/9/2019) petang.

Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi, gudang milik PT Assa Printing Converting yang terbakar tersebut selama ini digunakan untuk menyimpan cat yang sudah tidak terpakai.

”Diduga kuat, bahan cat berupa Kaleng Medium Cler dan Sulvared yang disimpan didalam gudang sejak tahun 2012 tersebut, meledak lantaran tersulut percikan api dari putung rokok yang dibuang sembarangan,” ungkap Supriyadi.

Saat dikonfirmasi MalangTIMES.com secara terpisah, Kepala Seksi PPBK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang, Agus Suyanto yang mendapat informasi adanya kebakaran langsung mengerahkan beberapa personel dan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

”Api tidak sempat merembet ke bangunan lain, hanya gudang penyimpanan cat bekas di PT Assa Printing Converting saja yang terbakar. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam paska insiden kebakaan terjadi,” tutup Agus.