Nongkrong di Coffee Times, Ketua DPRD Kota Malang: Tempat Ini Bisa Memunculkan Ide Kreatif

Sep 15, 2019 13:51
Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Kartika (tiga dari kanan), pengelola Coffee Times A. Yahya (dua dari kanan), dan Pimred JatimTIMES Heryanto (dua dari kiri) berfoto bersama crew Coffee Times. (Hendra Saputra)
Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Kartika (tiga dari kanan), pengelola Coffee Times A. Yahya (dua dari kanan), dan Pimred JatimTIMES Heryanto (dua dari kiri) berfoto bersama crew Coffee Times. (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Kartika memberikan apresiasi atas sajian kopi khas Coffee Times  di Terminal Kopi Malang (TKM). Dia mengaku bahwa tempat nongkrong yang cozy Pasar Terpadu Dinoyo  itu bisa memunculkan hal positif hingga ide kreatif untuk semua kalangan.

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Dalam kunjungannya di Coffee Times Sabtu (14/9/2019), Made yang datang sendiri itu memesan kopi luwak untuk dinikmati sembari berbincang-bincang bersama rekannya.

Di Coffee Times, sebelum kedatangan Made, ada beberapa mahasiswa dari berbagai kampus yang sengaja untuk menghabiskan malam minggu bersama teman-temannya.

Tapi saat itu, Made tak segan untuk langsung menemui pengunjung Coffee Times dan rekannya. Tidak ada  sekat bahwa ia adalah seorang legislatif dan tokoh Kota Malang.

Suasana nyaman di Coffee Times membuat Made semakin betah dan asyik untuk ngobrol sembari minum kopi luwak yang sudah dipesannya.

"Sebenarnya kopi di mana saja ya tetap saja kopi. Hang membedakan bagaimana cara penyajiannya. Tapi kopi di sini (Coffee Times) memang sangat dibutuhkan karena membawa hal positif dan memunculkan ide kreatif," ujar Made kepada MalangTIMES.

Disinggung mengenai sajian dari Coffee Times, Made mengaku bahwa dulu kopi pasti ada campurannya. Tapi sekarang kopi murni apalagi yang diambil dari Malang Raya menurutnya sangat bagus.

"Kopi dari Coffee Times enak, karena saya rasa sekarang orang sudah mulai mengurangi gula. Dan saya coba kopi tanpa gula ternyata enak kok," katanya.

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

Lanjut Made, ia yakin dengan adanya Coffee Times yang buka hingga pukul 00.00 WIB ini bisa membawa dampak positif bagi Pasar Terpadu Dinoyo yang semula dianggap 'mati suri' dapat kembali bergairah.

"Saya yakin kepada Coffee Times karena tempatnya nyaman. Jadi, tinggal menunggu waktu saja untuk terus ramai dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya," terang Made.

Untuk diketahui, Coffee Times menyediakan menu berbagai racikan kopi. Antara lain, kopi moro seneng, kopi ambyar, kopi tubruk, kopi bromo, kopi ijen, tubruk susu, french pres, v60, vdrip dan kopi luwak. Lalu untuk menu panas dan dinginnya ada susu, cokelat, teh, teh tarik, milkshake, cokelat susu, Josua, dan sebagainya. 

Sementara untuk menu-menu baru yang bisa dinikmati di antaranya es kopi susu, ice milkshake kacang hijau, moccachino, macchiato, cappuchino, cokelat susu, dan lainnya. Harga menu yang ada di Coffee Times pun tak membuat dompet ringan ketika dibawa pulang, karena minumannya dimulai dari harga hanya Rp 4 ribu hingga termahal hanya Rp 20 ribu. 
 

 

Topik
Ketua DPRD Kota MalangI Made Rian KartikaCoffee TIMESTerminal Kopi MalangPasar Terpadu Dinoyotempat ngopi di malangkopi paling enak di malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru