Para peserta Batu Video & Photography Tourism Competition saat berfot bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Plt Kepala Dinas Imam Suryono di Balai Kota Among Tani, Sabtu (14/9/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Para peserta Batu Video & Photography Tourism Competition saat berfot bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Plt Kepala Dinas Imam Suryono di Balai Kota Among Tani, Sabtu (14/9/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ratusan peserta dari penjuru daerah di Indonesia berbondong-bondong menjadi yang terbaik dalam ‘Batu Video & Photography Tourism Competition’. Para fotografer dan videografer itu diberangkatkan di Balai Kota Among Tani, Sabtu (14/9/2019).

Pemberangkatan itu langsung dipandu Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Pelaksana Tugas (plt) kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono. Mereka pun dibagi untuk beberapa rute.

Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?

Rute untuk photographic itu rute 1, menuju ke Pura Luhur Giri Arjuna, Kali Langit Sumber Brantas. Rute 2, ke Taman Rekreasi Selecta dan Alun Kota Batu.

Rute 3 ke Gunung Banyak, dan Pasar Bunga Sidomulyo. Sedangkan rute 4, ke Coban Talun dan Wisata Petik Stroberi Pandanrejo.

Sedangkan untuk rute yang mengikuti kompetisi videography ke Kawasan Wisata Gunung Banyak, lalu ke Taman Rekreasi Selecta. Kemudian ke Kampung Kopi di Desa Bulukerto.

Lalu dilanjutkan ke Kaki Langit di Desa Sumber Brantas dan berakhir di Alun-Alun Kota Batu. Hanya saja, sebelum mereka hunting untuk mengambil foto terlebih dahulu diberi bekal workshop.

Pemateri dari Nikon Indonesia oleh Hendra Lesmana dengan tema Wedding Photography dan Johnny Hendarta dengan tema travel photography. Kegiatan ini  pukul 09.00 di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani.

“Kita berbeda dengan lainnya, di sini peserta kita berikan pengarahan dulu materinya dan sebagainya. Supaya mereka punya bekal saat berlomba,” kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

“Sekaligus untuk menyatukan visi dan misi, misi mereka di sini menghadapi kompetisi baru ke lokasi untuk hunting memberikan yang terbaik,” tambahnya. 

Ia menambahkan, Kota Batu memiliki beragam obyek wisata yang dapat di eksplore. Mulai dari tempat wisata buatan dan alamnya. 

“Apalagi tempat satu dengan yang lain dekat 15 menit. Ditambah wisata alam di 19 desa 5 kelurahan sudah ada spot tempat wisata atau desa wisata, ditambah wisata sejarahnya,” imbuh pria yang juga Ketua DPC PDIP ini. 

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan, even ini digelar untuk mempromosikan wisata Kota Batu kepada masyarakat luas. “Ini juga upaya promosi, misalnya dengan adanya wisata selama ini belum diketahui jadi orang tahu,” ucap Imam.

Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April

Ya melalui event ini wisata yang belum banyak diketahui sehingga bisa muncul dan banyak wisatawan yang tahu. 

Setelah hunting, kemudian untuk pengiriman hasil vlog mulai 14-24 September 2019. Penjurian dilakukan pada 24-28 September 2019.

Kemudian pemenang akan diumumkan pada Selasa, (1/10/2019). Hadiah yang akan disiapkan yakni Juara 1 sebesar Rp 2,5 juta beserta piagam.

Lalu Juara 2 mendapatkan Rp 2 juta beserta piagam. Juara 3 mendapatkan Rp 1,5 juta beserta piagam. Dan 10 nominasi terbaik mendapatkan cinderamata dan piagam.