MALANGTIMES - Anggota Satreskoba Polres Malang berhasil menggagalkan 24 poket sabu yang hendak diedarkan di wilayah Kabupaten Malang. Puluhan poket sabu tersebut disita polisi dari seorang tersangka yang diketahui bernama Imam warga Dusun Panggungrejo, Desa Kambingan, Kecamatan Tumpang.

”Dari tangan tersangka kami menyita sekitar 14 gram narkotika jenis sabu. Belasan gram sabu tersebut dibagi menjadi 24 poket yang masing-masing memiliki berat berkisar antara 0,24 gram hingga 3,20 gram,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Kamis (12/9/2019).

Terbongkarnya kasus peredaran sabu yang dikendalikan tersangka Imam ini, bermula dari laporan yang diterima polisi dari masyarakat, jika di wilayah Kecamatan Tumpang marak terjadi transaksi peredaran narkoba.

Tanpa menunggu lama, beberapa anggota Satreskoba Polres Malang seketika diterjunkan ke lapangan guna memastikan keluhan masyarakat tersebut. Dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasi jika peredaran sabu yang marak terjadi di wilayah Kecamatan Tumpang ini sebagian diantaranya dikendalikan oleh Imam.

Polisi yang ditugaskan mencari keberadaan pria kelahiran 17 Agustus 1979 itu, akhirnya mendapat informasi jika yang bersangkutan sedang berada di rumahnya yang beralamat di Dusun Panggungrejo, Desa Kambingan.

”Selain mendapati 24 poket sabu siap edar, petugas juga menyita berbagai barang bukti saat menggeledah rumah tersangka. Diantaranya satu unit handphone dan berbagai peralatan untuk mengedarkan sabu,” terang anggota polisi yang akrab disapa Ainun ini.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih terus melakukan pengembangan. Sebab dari penuturan tersangka Imam, sabu yang hendak diedarkan tersebut diperoleh dari seorang temannya yang saat ini masih berstatus buron.

Selain memburu keberadaan pelaku lain yang terlibat, polisi juga mengirimkan barang bukti sabu yang didapat dari pria 40 tahun itu ke Laboratorium forensik (labfor) Cabang Surabaya.

”Terhadap tersangka saat ini sudah kami lakukan penahanan. Kasusnya masih dalam tahap penyidikan, petugas sudah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pemgembangan. Guna kepentingan penyidikan, barang bukti sabu sudah kami kirim ke Labfor,” tutup Ainun yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Malang ini.