MALANGTIMES - Di tahun 2019 ini, terdapat 20 dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) yang sedang mengajukan kepangkatan menuju guru besar.

Hal ini dinyatakan oleh Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg, saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Senat Pengukuhan Guru Besar Fakultas Syariah di Aula Gedung Rektorat lantai 5, Selasa (10/9/2019).

"Pihak kampus tentu akan memfasilitasi mereka yang serius dan ulet berjuang. Segala kelas pelatihan penulisan akan diadakan asalkan para dosen tidak patah semangat," ujarnya.

Ia pun bersyukur bahwa dalam kurun waktu dua tahun, UIN Malang sudah mengukuhkan empat profesor.

Awal September ini, UIN Malang mengukuhkan dua profesor baru, yakni Prof Dr Mohamad Nur Yasin SH MAg (Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah) dan Prof Dr Umi Sumbulah MAg (Bidang Ilmu Studi Islam). Keduanya ialah guru besar yang bernaung di Fakultas Syariah.

Ia pun memotivasi dosen di UIN Malang lainnya untuk segera meningkatkan performa hingga ke jenjang tertinggi di bidang akademik.

Orang nomor satu UIN Malang tersebut memaklumi bahwa proses pengajuan kepangkatan menuju guru besar tidaklah mudah.

Segala berkas dan persyaratan pasti telah ditempuh oleh para dosen yang menginginkannya. Tak sedikit juga yang putus asa di tengah jalan.

“Tapi saya yakin, walau melewati lorong-lorong kecil pun, nanti akan sampai. Serumit apapun jalannya, kalau konsisten, pasti akan berhasil. Seperti kedua profesor yang kita kukuhkan hari ini," tuturnya.

Ia yakin dengan kegigihan para dosen di Kampus Ulul Albab, persyaratan rumit pasti akan terasa mudah.