Sehari Menghilang, Warga Gondanglegi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Ladang Tebu

MALANGTIMES - Sempat hilang selama satu hari, Misnan warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, Senin (9/9) siang. Saat pertama kali ditemukan, polisi mendapati jenaaah pria 35 tahun dalam kondisi bersimbah darah.

”Mayat korban ditemukan pertama kali dengan posisi terlentang di ladang tebu dan dibagian mulutnya mengeluarkan darah yang sudah nampak mengering,” kata Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Sigit Hernadi.

Jenazah korban yang ditemukan bersimbah darah ini, diketahui pertama kali oleh salah satu keluarga korban. Sebab sesaat ditemukan tegeletak di lahan tebu itu, Misnan dikabarkan sempat menghilang sejak Minggu (8/9/2019) malam.

Merasa khawatir, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan korban. Perlu diketahui, sebelum menghilang Misnan sempat berpamitan jika dirinya hendak mencari burung puyuh dengan seorang temannya.

Berangkat dari sinilah, pihak keluarga akhirnya berpencar ke lahan tebu yang ada di sekitar tempat tinggal korban guna mencari keberadaannya. Saat melintas di lokasi kejadian, salah satu saksi menemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi mulut bersimbah darah.

Merasa jika kematiannya tidak wajar, kejadian ini akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Mendapat informasi akan kasus penemuan mayat, jajaran kepolisian Mapolsek Gondanglegi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. ”Kasusnya masih dalam tahap pendalaman, saat ini petugas masih di TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujar Sigit saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.

Setibanya di lokasi kejadian, lanjut Sigit, petugas gabungan dari BPBD (Badan penanggulangan bencana Daerah), PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, anggota Polsek Gondanglegi, serta dibantu warga sekitar bahu membahu mengevakuasi jenazah yang kemudian dibawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang.

”Guna kepentingan penyidikan, jenazah langsung kami bawa ke kamar mayat RSSA Kota Malang untuk mencari tahu penyebab kematian korban,” tutup mantan Kanit Reskrim Polsek Tumpang ini.

Top