Sisca, salah satu pengunjung Coffee Times yang mencicipi kopi luwak Bromo Coffee Times. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Sisca, salah satu pengunjung Coffee Times yang mencicipi kopi luwak Bromo Coffee Times. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Agaknya keputusan Sisca Dwi Rachmawati (24) untuk mampir ke Coffee Times di Terminal Kopi Malang, Lantai 2 Pasar Terpadu Dinoyo, siang ini (Senin, 9/9/2019) adalah keputusan yang tepat.

Meski di luar cuaca sangat panas, di dalam area Coffee Times hawa terasa begitu sejuk. Sangat cocok digunakan sebagai tempat bekerja. Ditambah dengan fasilitas free wifi berkecepatan tingginya.

Terlebih lagi, Sisca membutuhkan asupan kopi untuk membuatnya semangat bekerja. Dipilihlah kopi luwak di Coffee Times tersebut.

"Kebetulan sekali ada kopi luwak di sini karena memang langka sekali di Malang," ucapnya kepada MalangTIMES.

Tak hanya pesan satu saja, Sisca memesan dua kopi luwak sekaligus. Kopi luwak original dan kopi luwak mocca.

"Jarang sekali ada kopi luwak dicampur mocca jadi saya penasaran. Saya sendiri juga tidak begitu suka kopi pahit jadi ini tadi kopi luwaknya pun by request, tambah susu," jelasnya.

Ya, di Coffee Times, kopi luwak tidak hanya sekadar kopi luwak. Salah satu barista Coffee Times, Nalfi Saputra, menyatakan, Coffe Times menyediakan kopi luwak original, kopi luwak dengan susu, kopi luwak mocca, hingga kopi luwak coklat.

"Ke depan kita akan coba dengan oreo. Kita selalu melakukan inovasi-inovasi pada kopi-kopi di Coffee Times ini," ujarnya.

Istimewanya lagi, kopi luwak di Coffee Times juga adalah kopi luwak biasa, melainkan merupakan kopi luwak Bromo.

Untuk peracikan kopi luwak Bromo itu sendiri, Nalfi menegaskan, Coffee Times selalu mengutamakan kualitas. Tidak hanya kualitas rasa namun juga cara pembuatannya.

"Mulai dari suhu airnya hingga berat kopinya kami takar dengan teliti," ungkapnya.

Hal ini dilakukan lantaran peracikan yang tepat akan menghasilkan cita rasa kopi yang sempurna.

"Tidak bisa suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena akan berpengaruh terhadap cita rasa kopi," imbuhnya.

Sisca yang saat itu anteng dengan kopi dan pekerjaannya mengungkapkan, Coffee Times menjadi tempat ngopi favorit barunya. Ia sangat menyukai kopi luwak mocca yang dipesannya.

"Seger. Rasanya itu pas. Tidak dominan kopi atau mocca. Jadi nge-blend dengan sempurna," terangnya.

Selain kopi luwak Bromo yang langka, Coffee Times juga menyediakan Kopi Bromo, Kopi Ijen, v60, Vdrip, French Pres, dan kopi-kopi berkualitas lain.

Di samping kopi, ada pula menu noncoffee bagi yang tidak meminum kopi. Mulai dari susu, coklat, teh, dan masih banyak lagi.

Bagi yang butuh makan juga tersedia menu makanan berat hingga berbagai macam camilan. Semua menu berharga mulai Rp 4 ribu hingga Rp 20 ribu saja.