MALANGTIMES - Kereta Gantung atau Cable Car merupakan program Pemkot Batu yang ingin segera direalisasikan. Karena itu melalui Among Tani Foundation (ATF) langkah awal mulai disosialisasikan kepada masyarakat Kota Batu di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Senin (9/9/2019).

Sekitar 200 orang terdiri dari perwakilan  kelompok masyarakat hadir dalam sosialisasi tersebut. Proyek kereta gantung memang dinanti-nanti bagi masyarakat Kota Batu. 

Sosialisasi itu menghadirkan sejumlah konsultan dibidangnya.  Bahkan, mendatangkan langsung perusahaan yang bakal membangun kereta gantung tersebut yakni Hans Jost Austria’s Cable Car Supplier and Manufacter.

Proyek terbesar ini ditargetkan akan terwujud pada akhir tahun 2020. Rencananya, tahun 2021 mendatang kereta gantung ini sudah dapat dinikmati wisatawan yang hadir di Kota Batu.

Proyek kereta gantung itu ditaksir menghabiskan anggaran Rp 300-400 miliar. Proyek ini akan melibatkan peran serta seluruh pemangku kepentingan di Kota Batu, termasuk Provinsi Jawa Timur dan skala nasional pada umumnya. 

CEO ATF Ganis Pratiwi Rumpoko optimis melihat antusias masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut. Sebab proyek cable car tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Batu.

“Warga harus menjadi pemilik di rumah sendiri dengan guyub rukun dan gotong royong,” ungkap Ganis. 

Proyek cable car ini pertama kali di negara yang beroperasional dalam kota. Dengan adanya cable car ini tentunya membuka lapangan kerja secara kualitas, kualitatif, yang dikelola secara profesional. 

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan Pemkot Batu ingin menghadirkan Kereta gantung melihat setiap tahunnya jumlah wisatawan terus meningkat setiap tahunnya. Tidak heran jika lonjakan jumlah wisatawan membawa kemacetan yang luar biasa setiap weekend dan liburan. 

“Karena itu, Kereta Gantung sebagai sarana transportasi alternatif yang dapat mengurangi penggunaan kendaraan,” ujar Dewanti.

Ia menambahkan, memberikan apresiasi dan dukurangn selaku regulaotr dan fasilitator pembangunan proyek kereta gantung agar dapat segera terwujud. 

Titik kereta gantung ini masih belum ditetapkan namun rencananya kereta gantung menempuh 4-5 kilometer melalui 3-4 stasiun. Masing-masing stasiun akan dibangun dengan konsep one stop service.