MALANGTIMES - Jajaran kepolisian Satreskoba Polres Malang kembali meringkus seorang tersangka yang terlibat jaringan peredaran narkoba. Dia adalah Syaiful Anwar warga Dusun Balisuko, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).

”Tersangka Syaiful yang baru saja kami amankan ini, diringkus petugas saat hendak bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Minggu (8/9/2019).

Dari tangan pria ini, polisi menyita berbagai barang bukti. Di antaranya dua poket sabu seberat 2,57 gram, dan satu unit handphone yang dijadikan sarana bertransaksi narkoba. ”Kasusnya masih dalam tahap pengembangan, tim masih disebar di lapangan untuk menelusuri keberadaan pelaku lain yang diduga terlibat,” sambung anggota polisi yang akrab disapa Ainun ini.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat, jika di wilayah Kecamatan Gondanglegi hendak diberlangsungkan transaksi narkoba. Mendapat laporan tersebut, beberapa personel Satreskoba Polres Malang langsung diterjunkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan.

Hasilnya, polisi mendapat informasi jika transaksi narkoba jenis sabu tersebut hendak dilakukan di salah satu rumah yang beralamat di Jalan Raya Bureng, Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi.

Benar saja, saat dilakukan penyanggongan di sekitar lokasi penangkapan, Polisi mendapati seorang pria yang nampak mencurigakan mendatangi lokasi penangkapan. Seolah tidak mau sasarannya kabur, anggota korps berseragam coklat ini seketika langsung meringkus seorang pria yang ternyata diketahui bernama Syaiful Anwar tersebut.

Semula pria 34 tahun itu mengelak jika dirinya hendak bertransaksi narkoba. Namun polisi yang tidak mau terperdaya langsung memeriksa seluruh kantong pakian pelaku dan menemukan dua poket sabu siap edar.

Tidak hanya itu saja, saat dilakukan pengembangan di rumahnya yang beralamat di Dusun Balisuko, Kecamatan Sumawe. Petugas juga mendapati seperangkat alat hisab, dan beberapa klip plastik yang diduga digunakan untuk mengemas sabu sebelum dipasarkan. ”Tersangka beserta barang bukti langsung dibawa petugas ke Polres Malang, guna kepentingan penyidikan,” ungkap perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.

Kepada MalangTIMES.com, Ainun mengaku jika saat ini penyidik masih mengorek keterangan dari tersangka. Hasilnya, pria yang saat ini berusia lebih dari kepala tiga tersebut, akhirnya mengaku jika dirinya mendapatkan pasokan narkoba dari seorang temannya yang sementara ini masih berstatus buron.

”Terhadap tersangka kami sangkakan dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tutup mantan Kasat Binmas Polres Malang ini saat dikonfirmasi oleh MalangTIMES.com.