Suasana 25 ribu kitiran di Bumi Kitiran, di Dusun Binangun, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana 25 ribu kitiran di Bumi Kitiran, di Dusun Binangun, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tempat wisata yang saat ini sedang hits di Kota Batu adalah Bumi Kitiran. Sayangnya fasilitas infrasturktur di sana masih beluk maksimal. Untuk dapat menuju wisata Bumi Kitiran itu, wisatawan harus berjuang. Sebab kurang lebih sejauh satu kilometer jalan di sana belum mulus.

Sejauh satu kilometer jalan yang harus dinikmati wisatawan adalah makadam. Untuk medan yang harus dilalui pun naik dan turun.

Hanya saja, meskipun jalannya makadam untungnya wisatawan masih diberi pemandangan dengan area persawahan dan perkebunan. Ditambah indahnya pegunungan Panderman, Arjuna, dan perbukitan.

Tetapi wisata yang baru dibuka pada akhir bulan Agustus itu merupakan milik perseorangan. Namun rencananya Pemkot Batu tetap berupaya untuk memberikan fasilitas infrastruktur. “Meksipun itu adalah wisata milik perseorangan, tetapi Pemkot Batu akan berupaya untuk membantu sarana dan prasarananya,” kata pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono.

“Melihat wisata itu sekarang sedang hits juga. Setiap harinya juga ada ratusan orang yang datang ke sana dan ini tentunya hal yang bagus,” imbuhnya.

Tentunya hal ini lanjut Imam, membawa angin segar bagi Kota Batu. Dengan demikian akan berdampak penambahan jumlah wisatawan yang hadir ke Kota Batu.

Sedang wisata wafoto itu hadir di Dusun Binangun, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji. Di lahan seluar 6 ribu meter itu memiliki jumlah 25 ribu kitiran. Di sana wisatawan akan dikenakan tarif Rp 10 ribu per orangnya. Wisata ini dibuka sejak pagi hingga 5 sore.