Kenaikan Iuran BPJS, Wali Kota Malang Sutiaji Pastikan Warga Tak Mampu Tetap Tercover Jaminan Kesehatan

Sep 05, 2019 08:08
Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski iuran Badan Pelayanan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan bakal dinaikkan, tapi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjamin tidak akan ada masalah dalam mengcover jaminan kesehatan bagi warganya.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Namun, rencana awal yang akan dipastikan untuk mengcover jaminan kesehatan bagi seluruh warganya sekitar 300 ribu itu, saat ini akan diprioritaskan bagi warga yang tidak mampu saja.

"Karena kenaikan itu, sementara kan ndak bisa (mengcover seluruh warga Kota Malang), maka prioritasnya untuk yang miskin dulu," ujar Wali Kota Malang, Sutiaji.

Dari data Barenlitbang Kota Malang, ada kenaikan anggaran 6 kali lipat untuk mengcover jaminan kesehatan nasional warga Kota Malang. Dari yang saat ini Rp 15 miliar, pada tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp 90 miliar.

Sementara iuran kenaikan BPJS Kesehatan golongan III dari yang semula Rp 23 ribu dan Rp 25 ribu, nantinya akan naik menjadi Rp 42 ribu. Padahal, Pemkot Malang sudah siap untuk menjalankan Universal Health Coverage (UHC) sebagaimana amanat Undang-Undang. Dana tambahan Rp 45 miliar juga telah disiapkan untuk bisa mengcover lebih dari 95 persen warga Kota Malang itu.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Dulu kan kita UHC, jadi semuanya tercover kurang lebih kemarin sudah 95 persen, dengan tambahan Rp 45 miliar itu. Dulu kami hitung, dari Rp 23 ribu rencananya hanya naik Rp 25 ribu, tapi karena sekarang ada penambahan dua kali lipat, maka diutamakan bagi yang tidak mampu," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemkot Malang tak hanya memberikan jaminan kesehatan saja bagi warganya. Tetapi, juga telah menyiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang untuk menjadi rujukan. Hal itu sebagai salah satu langkah dalam meningkatkan sarana dan prasarana di rumah sakit tersebut untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi warga Kota Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kenaikan Iuran BPJSWali Kota MalangSutiajiWarga Tak MampuJaminan KesehatanPemkot MalangBarenlitbang Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru