Maulid Dwi Saputra tersangka beserta barang bukti hasil penjualan barang curian saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Maulid Dwi Saputra tersangka beserta barang bukti hasil penjualan barang curian saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Usai sudah upaya pelarian yang dilakukan Maulid Dwi Saputra warga Dusun Kedawung, Desa Pojok, Kecamatan Dampit. Guna menghindari kejaran polisi, pelaku yang sempat mengisi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pencurian ini, akhirnya berhasil diringkus polisi, Rabu (4/9/2019).

”Sebelum diamankan petugas karena kasus pencurian sepeda motor yang terjadi pada Kamis (29/8/2019), tersangka sempat kabur ke rumah ayah kandungnya yang beralamat di Pasuruan,” kata Kanit Reskrim Polsek Dampit, Ipda Imam Arifin.

Baca Juga : Diduga Bermotif Asmara, Pria Ini Tega Menganiaya Remaja Berkebutuhan Khusus dengan Pisau

Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini, menimpa seorang warga yang diketahui bernama Mistono warga Desa Jambangan, Kecamatan Dampit. Sedangkan barang yang dicuri pelaku Maulid adalah satu unit sepeda motor Satria Fu nopol N-2110-EN.

”Tersangka melancarkan aksi pencurian saat kondisi rumah sedang sepi, dari hasil penyidikan saat kejadian berlangsung korban sedang pergi menghadiri acara kenduri (syukuran),” sambung Imam.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah dengan cara membobol pintu, lanjut Imam, pelaku langsung mengambil kunci dan membawa kabur sepeda motor Satria Fu milik korban.

Sepulang dari acara kenduri, Mistono yang mendapati kendaraannya sudah tidak ada di dalam rumah. Akhirnya memilih untuk melaporkan kasus pencurian tersebut ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Dampit langsung dikerahkan ke lokasi kejadian guna melakukan penyidikan. Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta keterangan dari beberapa saksi yang dihimpun polisi. Pelaku di balik pencurian sepeda motor tersebut, mengarah kepada Maulid Dwi Saputra.

Namun saat hendak diringkus petugas di rumahnya yang beralamat di Dusun Kedawung, Desa Pojok, tersangka Maulid diketahui sedang tidak ada di rumah. Seolah paham jika dirinya jadi incaran polisi, remaja 19 tahun itu memilih kabur ke rumah ayah kandungnya yang beralamat di wilayah Pasuruan.

Hingga akhirnya, Rabu (4/9/2019) sekitar pukul 05.00 WIB, polisi yang ditugaskan untuk melakukan pengintaian, mendapati tersangka pulang ke rumahnya, yang kemudian langsung diamankan saat yang bersangkutan sedang tertidur pulas.

Baca Juga : Aniaya Remaja Putri Berkebutuhan Khusus, Pria Ini Diringkus Polisi

Dengan tanpa perlawanan, remaja belasan tahun itu akhirnya hanya bisa pasrah saat diglandang petugas ke Kantor Mapolsek Dampit. ”Terhadap tersangka Maulid ini, sudah kami lakukan penahanan. Kasusnya saat ini masih dalam tahap pendalaman,” terang Imam.

Pihaknya menambahkan, jika dari hasil penyidikan sementara, tersangka kedapatan melancarkan aksi pencurian seorang diri. Kemudian motor hasil curian tersebut, diketahui dijual oleh tersangka. ”Uang hasil penjualan motor curian, digunakan untuk membeli sebilah pisau belati serta satu unit handphone lenovo,” imbuh Imam.

Selain mengamankan pisau dan handphone yang dibeli menggunakan uang hasil penjualan barang curian, polisi juga menyita uang senilai Rp 100 ribu yang merupakan sisa dari penjualan sepeda motor Satria Fu milik korban. ”Akibat perbuatannya, tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan tindak pemberatan (Curat),” tutup Imam kepada MalangTIMES.com.