Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono (3 dari kanan) bersama istri dan Kadisnaker Yoyok Wardoyo (pegang mix) mendapat bingkisan dari stand Disnaker (Nana)
Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono (3 dari kanan) bersama istri dan Kadisnaker Yoyok Wardoyo (pegang mix) mendapat bingkisan dari stand Disnaker (Nana)

MALANGTIMES - Seluruh pejabat Kabupaten Malang secara khusus datang di hari pertama expo pembangunan dan hiburan rakyat yang digelar di lapangan luar stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Tak terkecuali Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Didik Budi Muljono beserta istri.

Baca Juga : Tundukkan Rasa Takut untuk Kemanusiaan, Ini Kisah Bripka Jerry yang Banjir Apresiasi

Kedatangan Didik Budi di arena expo, ternyata cukup menyita perhatian masyarakat dan tentunya petugas stand yang ada. Dimana, setiap kali Didik melihat satu stand, maka petugas stand lain sudah siap untuk menghampiri dan mengajaknya melihat produk-produk lainnya. 

Tak terkecuali juga di beberapa stand yang dipakai oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malang sebagai bagian dari peserta expo pembangunan 2019 ini.

Didik menjadi rebutan para petugas stand untuk datang dan melihat berbagai produk yang dijajakannya.

Dengan senyum, Didik pun mengikuti berbagai permintaan itu. Walau tidak bisa berlama-lama di satu stand, raut senang para petugas bisa dikunjungi dan berfoto bersama, sudah terlihat bisa memuaskan harapan mereka.

"Saya mengapresiasi expo tahun ini. Lebih ramai dan variatif produk yang dipamerkan. Selain itu expo tahun ini juga tidak hanya dari Kabupaten Malang saja, tapi ada 14 Kabupaten dan Kota di Jatim hadir dan ikut juga dalam expo," kata Didik Budi kepada MalangTIMES, Rabu (04/09/2019).

Didik Budi Muljono Sekda Kabupaten Malang di stand lainnya dan dapat sambutan hangat petugas (Nana)

Didik Budi juga mengatakan, tentunya dengan konsep tersebut, akan juga memacu produk yang ada di Kabupaten Malang untuk saling tukar pengalaman dan belajar atas produk dari daerah lain.

Selain tentunya juga akan menciptakan sebuah hubungan kerjasama pada nantinya. "Bisa saja nanti UKM Kabupaten Malang bekerjasama dengan UKM dari daerah lain. Sehingga akan membuat jaringan pasar semakin luas," ujarnya.

Baca Juga : Glenn Fredly Meninggal Dunia Tepat setelah 40 Hari Kelahiran Anak Pertamanya

Tentunya, lanjut Didik Budi, setelah expo selesai yaitu di tanggal 8 September 2019 nanti, dirinya akan melakukan evaluasi atas gelaran yang ditujukan sebagai media transaksi jual beli dan promosi produk unggulan yang ada di Kabupaten Malang.

"Nanti kita evaluasi lagi setelah selesai acara. Harapannya dengan adanya expo ini, bukan hanya ramainya saja yang dapat. Tapi, juga bagaimana UKM memiliki jaringan pasar, mendapat keuntungan serta berkelanjutan dalam menggerakkan perekonomiannya," ucap Didik Budi.

Disinggung banyaknya stand yang memintanya untuk dikunjungi, Didik Budi hanya menjawabnya dengan senyum. Sambil berucap, bahwa dirinya sebenarnya ingin sekali untuk mengunjungi seluruh stand yang ada. "Tapi, nanti saja. Ini kan baru hari pertama juga, masih ada waktu empat hari lagi kan?," ucapnya.

Dari pantauan MalangTIMES, Didik Budi memang mendapat apresiasi tinggi setiap kali mengunjungi stand expo pembangunan 2019. 

Di stand Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, misalnya, Didik Budi langsung didaulat oleh Yoyok Wardoyo, orang nomor satu di dinas tersebut. Didik Budi pun menyapa warga di stand Disnaker yang sedang menggelar acara terkait sosialisasi pekerja migran Indonesia (PMI).