MALANGTIMES - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXVI tahun 2019 diisi dengan berbagai anjuran dan petuah dari Plt Bupati Malang Sanusi. Mengangkat tema Cinta Keluarga, Cinta Terencana, Sanusi memberikan beberapa tips untuk mewujudkannya.
Tips pertama dalam mewujudkan isi tema dalam Harganas yang digelar di lapangan Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, adalah hindari perselingkuhan. Dimana ekses dari perselingkuhan akan merusak sendi-sebdi rumah tangga yang dibangun dan berakhir di fase perceraian.

"Jangan selingkuh. Karena inilah sumber perkawinan menjadi gagal. Sebanyak apapun harta, kalau keluarga pecah, maka hidup pasti tidak akan tenang dan nyaman," ucap Sanusi yang didampingi oleh istrinya, Anis Zaida, Selasa (03/09/2019).

Bagi Sanusi, keluarga sebagai unit terkecil dalam struktur masyarakat memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan bangsa. Terwujudnya keluarga bahagia, sejahtera dan mandiri adalah harapan bangsa dan akan berdampak nyata bagi pembangunan. Begitupula sebaliknya, lanjut Sanusi, keluarga yang porak-poranda akan membuat proses pembangunan bangsa pun terganggu.

"Dan salah satu sumbernya adalah perselingkuhan. Karana itu saya ingatkan jangan selingkuh agar hidup nyaman dan tenang. Serta bisa menjadi bagian dalam menyukseskan pembangunan bangsa," ujarnya yang juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang, untuk terus mendukung secara proaktif dalam pembangunan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Penekan Sanusi kepada hubungan harmonis dalam keluarga sebagai fondasi dalam pembentukan bangsa dari unit terkecil yaitu rumah tangga. Tidak kalah penting dengan upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk yang selama ini terus berjalan di dalam masyarakat.

"Lewat keluarga yang harmonis, pembangunan sumber daya manusia dimulai. Dimana penanaman nilai-nilai luhur yang religius, berkarakter, sopan santun dan kebajikan, dimulai dari rumah. Maka jika di rumah isinya sudah berantakan karena perbuatan yang menyebabkan perceraian, maka proses itu akan gagal terwujud," urainya.

Sanusi juga menekankan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk terus bersama-sama memupuk dan memelihara kesetiakawanan, kasih sayang dan solidaritas. Sehingga pembangunan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga bisa diwujudkan. "Karena itu saya ajak seluruh keluarga di Kabupaten Malang agar bersama-sama berupaya membimbing, membina dan menjaga suasana harmonis dalam keluarga. Mengingat pembentukan sumber daya manusia berkualitas berawal dari keluarga," pungkasnya.