Dari kanan Presiden RI Jokowi saat bersalaman dengan Koordinator Tim Kreatif dan Abdul Rochim, Ketua RW 11 Roni Sitiu, dan Ardian Endra Kusuma di Istana Negara Jakarta. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Dari kanan Presiden RI Jokowi saat bersalaman dengan Koordinator Tim Kreatif dan Abdul Rochim, Ketua RW 11 Roni Sitiu, dan Ardian Endra Kusuma di Istana Negara Jakarta. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Karya warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu ‘Gapura Sawah Tani’ berhasil mengantarkan mereka bertemu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara Jakarta.

Mereka berkesempatan untuk berjabat tangan sambil menerima piala langsung dari Jokowi sapaan akrabnya. 

Selain menerima piala dan berjabat tangan Desa Sidomulyo juga mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 50 juta.

Tidak hanya sekadar perwakilan saja yang datang, tetapi seluruh warga yang terlibat dalam pembuatan Gapura Sawah Tani ikut. Totalnya ada 100 warga yang ikut ke Jakarta.

“Tidak hanya perwakilan saja yang ke Jakarta, tetapi semuanya yang terlibat dalam pembuatan ini,” ungkap Koordinator Tim Kreatif Abdul Rokhim, Selasa (3/9/2019).

Ia menambahkan hadiah sebesar Rp 50 juta itu dimanfaatkan untuk semua yang ikut berproses pembuatan gapura untuk datang ke Jakarta.

Sebab mereka ingin berfoto bersama atas kemenangan tersebut.

Lalu mereka juga ingin berfoto dengan piagam dan piala tersebut di Monumen Nasional (monas).

“Pagi tadi kita bersama-sama ke Monas untuk berfoto. Karena ini momen yang langka,” imbuhnya.

Desa Sidomulya merupakan satu-satunya perwakilan Jawa Timur yang berhasil meraih 10 besar dalam Festival Gapura Cinta Negeri.

Kebahagiaan itu sedang menyelimuti warga Desa Sidomulyo khususnya dan Kota Batu karena mereka berhasil menyisihkan 1.793 peserta dari seluruh Indonesia.

Gapura yang tetap berdiri di Dusun Sukorembug itu, merupakan jirih payah oleh warga Desa Sidomulyo. 

Untuk mendirikan gapura Garuda raksasa 4 dimensi membutuhkan waktu selama 14 hari.

Sementara itu Ketua RW 11 Desa Sidomulyo Roni Sintiu menambahkan keikutsertaan dalam pembuatan event tersebut merupakan bentuk kecintaan kepada kampung halaman dan negara.

“Kami tidak menyangka ternyata kreasi gapura membanggakan Kota Batu di tingkat nasional,” ungkap Roni.

Menurutnya, dengan prestasi itu bisa menjadi contoh untuk warga Kota Batu lainnya. 

Sedang gapura itu memiliki ukuran tinggi 5 meter dan lebar 6 meter.

Memiliki bahan dari batang pohon dan daun kering dikemas dengan kreatif. 

Di sekeliling gapura itu dihiasai dengan taman yang cantik dengan beragam bunga. 

Gapura itu semakin lengkap karena terdapat hamparan tanaman dan bunga milik petani sekitarnya.

Sedang peraih gapura terbaik adalah wakil Kabupaten Bandung dengan hadiah Rp 250 juta dan juara favorit diperoleh perwakilan Bali dengan hadiah Rp 100 juta.