Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polres Malang Kota, saat ini terus meng-upgrade, meremajakan, dan selalu waspada terhadap modus-modus peredaran narkoba. Pasalnya, saat ini, modus-modus peredaran narkoba juga semakin beragam.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK SH MH menjelaskan,  saat ini pihaknya terus mewaspadai modus-modus baru peredaran narkoba di Kota Malang. "Saat ini, narkoba sudah masuk komoditas yang bentuknya sudah berubah, tak seperti narkoba yang berbentuk pil atau serbuk. Ada yang berbentuk permen maupun berbentuk cair," paparnya (3/9/2019).

Maka dari itu, di bawah kepemimpinannya, Dony akan melakukan peremajaan dalam melakukan penyelidikan, pengungkapan, maupun menampung informasi-informasi dari luar daerah, seperti Jakarta maupun daerah lainnya. Juga modus-modus baru peredaran narkoba.

Menurut dia, selain bentuk atau jenis narkoba, metode pengiriman narkoba yang dilakukan para bandar juga semakin berkembang. Bukan hanya sekadar mengirimkan dengan sistem ranjau, melainkan juga dengan metode penyembunyian yang sangat sulit  dideteksi.

"Metode untuk mengelabui petugas semakin berkembang. Namun kami juga tetap berupaya untuk menghalau peredaran-peredaran, metode pengiriman-pengiriman narkoba, baik itu melalui jasa pengiriman atau yang lainnya," ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini metode pengiriman narkoba telah berkembang. Selain melalui jasa penguriman, para pengedar juga memanfaatkan driver ojek online. Bahkan, sampai ada yang memasukkan atau menyembunyikan narkoba dalam tabung gas, dalam mesin kompresor, mesin cuci hingga kulkas.

"Bahkan hingga dimasukkan ke alat charger HP untuk mengelabui petugas. Makanya nanti akan kami sampaikan ke jajaran untuk terus melakukan peremajaan maupun wawasan mengenai penyelidikan dan pengungkapan kasus hingga bisa menghabisi peredaran narkoba," pungkas Dony.