Cafe Sawah Pujon dikenalkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang kepada kepala dinas pendidikan se-Jatim (dok MalangTIMES)
Cafe Sawah Pujon dikenalkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang kepada kepala dinas pendidikan se-Jatim (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sektor pariwisata sebagai program strategis Kabupaten Malang sampai 2021 terus dikeroyok oleh berbagai lintas sektoral organisasi perangkat daerah (OPD). 

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Tak terkecuali dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang notabene secara tupoksi tidak berhubungan langsung dengan sektor teknis kepariwisataan.

Melalui berbagai program yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, baik untuk skala lokal di bawah wilayahnya, maupun tingkat provinsi Jawa Timur (Jatim). Pengenalan pariwisata berbasis perdesaan terus digalakkan oleh dinas yang kini dipegang oleh Rachmat Hardijono yang menggantikan M Hidayat.

Hal ini terlihat di acara lokakarya pendidikan yang diikuti sejumlah kepala dinas se-Jatim, beberapa waktu lalu. Dimana Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sebagai tuan rumah mengajak seluruh peserta untuk menggelar acara di salah satu wisata desa terbaik yang dimiliki Kabupaten Malang, yaitu Cafe Sawah Desa Pujon Kidul, Pujon.

"Ini bagian dari komitmen kita di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk bergerak bersama dinas lainnya menyukseskan program pariwisata," kata Rachmat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, terkait beberapa acara di kedinasannya yang memakai lokasi-lokasi wisata yang ada.

Pemilihan lokasi wisata Cafe Sawah dalam merancang dan membicarakan dunia pendidikan menuju arah yang semakin baik, berkualitas dan mampu menjawab tantangan di era industri 4.0 ini, mendapat apresiasi tinggi dari para peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Jombang Muntholib yang juga Ketua Forum Peduli Pendidikan (FPP) Jatim, salah satu yang memberikan apresiasinya atas pemilihan lokasi wisata tersebut. Dirinya menyatakan, membicarakan pendidikan yang selama ini biasa di lakukan di gedung atau hotel, ternyata bisa dan efektif digelar di lokasi wisata.

"Ternyata bikin betah dan bisa-bisa tidak pulang-pulang ini. Saya pribadi terkesan dengan gelaran acara di cafe sawah ini," ucap Muntholib menuturkan kesan dan pengalamannya dalam lokakarya pendidikan se-Jatim di Cafe Sawah Pujon.

Muntholib juga menyampaikan testimoninya, bahwa panorama alam indah dengan kesejukan pedesaan serta berbagai pemandangan buatan yang ada di Cafe Sawah, cukup memanjakan para peserta yang terdiri dari kepala dinas pendidikan se-Jatim. 

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Di sini juga membuat kita bisa mendapatkan inspirasi-inspirasi baru terkait dunia pendidikan. Mungkin karena suasana alamnya yang indah ya," ujarnya yang juga mengatakan, masakan ala desa yang terhidang di Cafe Sawah Pujon pun telah membuatnya jatuh cinta.

"Makanan di sini juga ala desa, dan kami lebih seneng. Kalau makanan hotel kami sudah sering," imbuh Muntholib.

Berbagai testimoni dari para kepala dinas Pendidikan se-Jatim tersebut, tentunya semakin menguatkan apa yang disampaikan oleh para pemimpin di Kabupaten Malang. Dimana, urusan pariwisata bukan hanya murni domain Dinas Pariwisata saja, tapi seluruh OPD Kabupaten Malang bisa lebih secara konkrit juga mengenalkannya secara luas.

Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sendiri, kerap melakukan berbagai agenda kerjanya di lokasi-lokasi wisata. Misalnya dalam kemah pelajar di Coban Rondo, beberapa waktu lalu, yang melibatkan ratusan pelajar SMP se-Kabupaten Malang.

Pemilihan itu, menurut Rachmat, menjadi bagian strategi dinasnya untuk terus mendukung optimalisasi pariwisata dari berbagai lini usia. Hal yang sama yang disampaikan oleh M Hidayat saat menjabat sebagai kepala dinas pendidikan sebelum dipindah ke Balitbangda Kabupaten Malang.

"Pengenalan pariwisata kepada pelajar SMP, misalnya, akan menumbuhkan rasa kecintaan sejak dini atas potensi wisata yang ada di Kabupaten Malang. Mereka yang nantinya beberapa puluh tahun lagi akan menjadi bagian pelaku pariwisata," ujar M Hidayat waktu itu.

Pengenalan lokasi wisata desa kepada pelajar yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yang juga membersitkan niatan para kepala dinas pendidikan se-Jatim untuk mencontohnya.
"Salah satu inspirasi dari cafe sawah adalah mengajak para pelajar kita untuk edukasi wisata ke sini," ucap Muntholib.