Full house dari Aremania saat Arema FC lawan Persebaya (foto: Hedra Saputra/ MalangTIMES)
Full house dari Aremania saat Arema FC lawan Persebaya (foto: Hedra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Beberapa pertandingan Arema FC yang sepi penonton disebut Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Abdul Haris salah satunyaa diakibatkan oleh banyaknya copet yang berkeliaran di Stadion Kanjuruhan.

Kehadiran Aremania di Stadion Kanjuruhan sebenarnya sangat dinantikan oleh para pemain AREMA FC yang sedang berlaga. Karena mereka dianggap bisa membangkitkan semangat bermain.

Namun hal tersebut tampaknya harus terkendala dengan beberapa oknum yang mengenakan pakaian Aremania namun tidak fokus untuk mendukung tim Singo Edan, tapi justru berniat mencopet.

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris mengaku bahwa kejadian copet yang ada di Stadion Kanjuruhan membuat penonton enggan untuk datang kembali dengan alasan keamanan.

"Copet cukup mempengaruhi tingkat kehadiran Aremania di Stadion Kanjuruhan, karena mereka niatnya untuk nonton bola, tapi pada akhirnya harus merugi karena kecopetan," ujar Haris.

Untuk diketahui, rata-rata pertandingan Arema FC pada putaran pertama Liga 1 2019 70 persen bermain di malam hari. Dan Haris menyebut bahwa potensi banyak copet yakni ketika pertandingan yang digelar malam hari.

"Dari beberapa kejadian yang sudah terjadi, banyak Aremania yang kena copet ketika pertandingan dilakukan malam hari. Itu akan kami evaluasi untuk putaran kedua nanti," jelas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala UPT Stadion Kanjuruhan.