MALANGTIMES - Kaum remaja dengan segudang aktivitasnya, bukan tidak mungkin mengalami permasalahan kesehatan. Bahkan terkadang, kesehatan remaja ini kerap diabaikan. 

Melihat permasalahan kesehatan remaja yang kompleks, dan ingin meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi remaja membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengambil inisiatif untuk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Remaja.

"Kita akan menuju itu, saat ini Kota Malang sedang menata itu untuk menuju Posyandu Remaja," ujar Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, SST, MM.

Nah, Posyandu Remaja ini menjadi salah satu wadah pos kesehatan berbasis masyarakat (remaja) yang memfasilitasi seluk-beluk remaja. Kegiatan ini dilakukan sebagai pemantauan kesehatan remaja yang melibatkan remaja itu sendiri.

Program yang melibatkan remaja ini juga sebagai salah satu upaya intervensi terkait permasalahan remaja. Kemudian sebagai bentuk pemantauan kesehatan remaja secara berkala, mengedukasi remaja untuk hidup, sehat, menurunkan angka pernikahan dini, membekali remaja untuk mempersiapkan masa depannya dengan menjadi Generasi Berencana yang kreatif dan berwawasan luas.

"Jadi setiap remaja nanti dikumpulkan untuk dilakukan screening di suatu tempat, oleh remaja sendiri, kadernya juga kader remaja. Nantinya para remaja memberikan motivasi di lingkungannya masing-masing. Adapun keterlibatan puskesmas hanya mengampu untuk konsultasi," imbuhnya.

Tak hanya itu, nantinya di Posyandu Remaja juga menjadi tempat untuk memberikan beragam informasi kesehatan maupun informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin. Seperti, pengecekan standar kesehatan umum mulai dari tinggi badan (TB), berat badan (BB), indeks masa tubuh (IMT), dan yang lainnya.

"Nah, pemeriksaannya nanti itu mulai dari pemeriksaan kesehatan umum. Kemudian seperti apa gaya hidup remaja, kesehatan reproduksi, dan gizi. Nanti akan diarahkan kesana, bagaimana memenuhi gizi yang sehat bagi remaja," pungkasnya.