Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Keberadaan pasar di Kota Malang yang kerap dinilai kumuh terus menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Ya, beberapa pasar tradisional di Kota Malang juga telah dijadikan pasar sehat. 

Mulai Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Bareng, Pasar Klojen dan beberapa pasar lainnya yang masih dalam tahap revitalisasi.

Kini, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang juga menyoroti Pasar Loak Comboran. 

Kondisi area pasar yang dinilai kurang dari standart dan dikeluhkan kumuh itu saat ini tengah dilakukan proses renovasi.

"Pasar comboran ini khusus yang bagian timur ya, proses renovasi akan segera dilakukan. Proyek ini sekarang sudah berada di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Ini kan dari anggaran PABD 2019 yang lalu, untuk merenovasi pasar," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan pasar dengan anggaran senilai Rp 2 miliar tersebut diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2019.

Nantinya, Pasar Comboran ditargetkan siap ditempati pada awal tahun 2020.

"Anggarannya kisaran Rp 2 Miliar, itu segera di selesaikan insya alloh tahun ini, kan tinggal lapak-lapaknya saja. Selama ini kan agak crowded ya PKL nya, jadi kita targetkan awal tahun depan sudah ada dan bisa ditempati," imbuhnya. 

Pihaknya juga menyiapkan 180 lapak untuk PKL yang akan menempati Pasar Loak Comboran sisi timur tersebut. 

Jumlah tersebut sudah termasuk untuk PKL yang berada di Jl Halmahera. 

"Yang kita renovasi itu sekitar 180 lapak khusus untuk PKL, dan itu untuk PKL yang di Halmahera juga," katanya.

Nantinya, dengan dilakukannya revitalisasi tersebut untuk menghilangkan paradigma masyarakat yang kerap menilai pasar loak sebagai tempat yang kumuh. 

Tak hanya itu, pasar ini juga diharapkan menjadi sebuah sentra pasar loak di Kota Malang.

"Sempat ada jargon Save Comboran 2019, itu maksudnya biar ada perhatian dari pemerintah. Karena selama ini Pasar Loak identik kumuh. 
Nanti kalau sudah bisa digunakan, harapannya Kota Malang sekarang sudah punya sentra pasar loak," pungkasnya.