Hingga Besok, Satu Jalur Kayutangan Bakal Ditutup Total

MALANGTIMES - Masyarakat dan pengguna jalur yang hendak melintas kawasan Kayutangan atau Jl Basuki Rahmad, Kota Malang, hendaknya mencari jalur alternatif. Pasalnya,  sejak Jumat (39/8/2019) siang ini hingga Sabtu (31/82019) besok, satu jalur di kawasan tersebut akan ditutup.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan seiring dengan adanya kegiatan Oeklam-Oeklam Heritage Kajoetangan. Kegiatan itu akan dibuka pada sore ini.

Kabid Daltib dan Plt Kabid Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Mustaqim Jaya menyampaikan, kegiatan warga tersebut akan menggunakan sebagian jalan. Selain itu, diprediksi jumlah masyarakat yang datang akan membludak. Sehingga, Dishub memberlakukan rekayasa lalu lintas serta menyediakan lahan parkir khusus bagi masyarakat yang datang.

"Jadi, satu jalur saja yang ditutup. Kami tidak menghendaki masyarakat parkir di sepanjang Jalan Basuki Rahmad secara sembarangan," kata Mustaqim kepada wartawan.

Dia menyampaikan, tempat yang dipersiapkan untuk lahan parkir di antaranya adalah kawasan pertokoan Kayutangan dan Taman Rekreasi Kota (Tarekot). Selain itu, disediakan lahan parkir di Stadion Gajayana dan di Jalan Ade Irma Suryani.

"Sementara masih area itu. Sisanya kami tempatkan di Jl Bromo dan Jl Arjuno,"  ungkapnya.

Tak hanya itu. Dishub  telah menurunkan sebanyak 50 personel untuk mengatur lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Petugas akan disebar untuk mengatur area lalu lintas, utamanya di daerah yang ramai  kendaraan.

"Kami juga imbau masyarakat untuk tidak parkir di tempat yang tidak ditentukan. Seperti kawasan Jl Basuki Rahmad, Jalan Kahuripan, Jalan Semeru, dan di sekitaran Alun-Alun Kota Malang," ujar Mustaqiim.

Oeklam-Oeklam Heritage Kajoetangan akan dilaksanakan disepanjang koridor Kayutangan. Tepatnya mulai dari kawasan depan gedung BNI Rajabali hingga depan Hotel Riche. Acara akan dibuka Wali Kota Malang Sutiaji pada Jumat (30/8/2019) sore ini.

 

Top