Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGTIMES - Seorang tersangka Muh Aris (20) warga Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, harus menjalani hukuman kebiri kimia setelah kasus pelecehan seksual terhadap sembilan anak mencuat. Hal ini rupanya menjadi pusat perbincangan dari berbagai penjuru.

Sedangkan hukuman kebiri kimia itu baru pertama kali dilakukan. Tentunya hal ini menuai banyak pro dan kontra dari berbagai pihak.

Tetapi berbeda dengan beberapa negara lainnya, hukuman kebiri kimia sudah diterapkan sejak bertahun-tahun. Berikut 7 negara yang memberlakukan hukuman kebiri, antara lain:

1. Belanda

Di Belanda tersangka kejahatan seksual akan diberi dua hukuman. Yakni dipenjara untuk waktu yang lama dan dikebiri kimia.

2. Argentina
Argentina termasuk salah satu negara yang memberlakukan hukuman kebiri sejak tahun 2010, namun hukuman tersebut baru berlaku di satu provinsi, yakni Mendoza.

3. Korea Selatan
Negara pertama di Asia yang melegalkan hukuman kebiri adalah Korea Selatan. Hukuman tersebut sudah legal sejak tahun 2011 pada bulan Juli. Suntikan kebiri diberlakukan pada terdakwa kejahatan seksual berusia di atas 19 tahun.

4. Polandia
Negara di Eropa Tengah ini menerapkan hukuman kebiri untuk pelaku pemerkosaan pada anak sejak tahun 2010. Sebelum menjalani hukuman, narapidana harus mendapat pendampingan dari psikiatri.

5. Moldova
Pemerintah dari Negara Moldova mulai memberlakukan hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual anak. Negara yang terletak di Eropa Timur tersebut mulai menetapkan hukuman kebiri sejak tahun 2012, tepatnya pada tanggal 6 Maret.

6. Estonia
Estonia juga termasuk negara yang menerapkan hukuman kebiri kimia terhadap pelaku kejahatan seks. Pemerintah dari negara Estonia memberlakukan hukuman kebiri secara kimiawi sejak tahun 2012, tepatnya pada tanggal 5 Juni.

7. Rusia
Di Rusia, undang-undang yang melegalkan hukuman kebiri untuk para pelaku kejahatan seksual terhadap anak telah disahkan. Dengan catatan, pelaku harus dinyatakan benar-benar pedofilia oleh pihak dokter.