Awas Hoaks, Ini 7 Fakta Pemberlakuan Diskon Tiket Kereta Api Buat Lansia, TNI/Polri, Veteran dan Wartawan

MALANGTIMES - Pemberlakuan aturan baru untuk diskon atau reduksi harga tiket kereta api, masih belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Bahkan, beredar hoax yang menyebutkan bahwa pendaftaran atau registrasi tiket dengan potongan khusus itu dibatasi hingga 1 September 2019.

"Berita yang menyebutkan bahwa proses registrasi untuk Lansia, TNI, Polri, LVRI dan wartawan agar mendapatkan reduksi atau potongan sebesar 20 persen terakhir 1 September 2019 adalah tidak benar atau hoaks," ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto. Setidaknya ada tujuh ketentuan terkait pemberian diskon tersebut.

1. Mulai 1 September 2019 diberlakukan mekanisme Registrasi untuk mendapatkan Reduksi atau potongan 20 persen bagi Lansia. Sementara untuk TNI, Polri, LVRI dan wartawan daftar reduksi seperti yang diberitakan sebelumnya, yakni mulai 20-50 persen.

2. Registrasi tidak memiliki batas waktu. Sehingga, bagi masyarakat yang belum akan berangkat dalam waktu dekat tidak perlu tergesa-gesa untuk melakukan registrasi di stasiun.

3. Registrasi dapat diwakili, dengan membawa pas foto ukuran 4x6 dan identitas asli.

4. Untuk area PT KAI Daop 8 Surabaya, Registrasi dapat dilakukan di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Wonokromo, Malang, Bangil, Mojokerto, Sidoarjo, Bojonegoro. Untuk area lainnya registrasi hanya dapat dilakukan di Stasiun Keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh.

5. Reduksi atau potongan diskon hanya bisa diproses untuk pembelian tiket yang dilakukan langsung pada loket stasiun kereta api Jarak Jauh.

6. Reduksi atau potongan diskon belum dapat diproses untuk pembelian tiket secara online.

7. Reduksi atau potongan diskon tidak berlaku untuk tiket KRL Commuter line, KA Komuter dan KA Lokal.

Suprapto menambahkan, untuk meminimalkan penyebaran hoaks, pihaknya meminta masyarakat untuk mencari informasi langsung ke stasiun terdekat atau saluran informasi resmi KAI. "Perlu diketahui, reduksi atau potongan tiket sebesar 20 persen untuk lansia, serta golongan ber eduksi lainnya, ini sudah berlangsung sejak lama," urainya.

Hanya saja, lanjut Suprapto, sebelum 1 September 2019, bagi lansia yang ingin mendapatkan reduksi pada tiket KA Jarak Jauh harus selalu melampirkan fotokopi identitas saat akan membeli tiket di loket. 

"Melalui mekanisme registrasi, setelah proses tersebut dilakukan, maka untuk Lansia tidak perlu lagi selalu melampirkan fotokopi identitas setiap akan membeli tiket KA Jarak Jauh di loket," pungkas nya.

Top