Vaksin dan Vaksinasi, Senjata Ampuh Peternak Agar Ayam Tak Penyakitan

Aug 28, 2019 19:15
Praktik vaksinasi. (Foto: istimewa)
Praktik vaksinasi. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Lebih baik mencegah daripada mengobati. Pepatah ini benar adanya, baik untuk manusia begitu pula dengan hewan ternak.

Penyakit pada hewan ternak pasti menjadi masalah yang cukup memusingkan bagi para peternak.

Selain karena menurunnya tingkat produksi yang berimbas pada menurunnya tingkat pendapatan, hewan ternak yang sakit juga dapat menularkan penyakitnya kepada manusia yang mengkonsumsinya dan lingkungan sekitarnya.

Nah, vaksin dan vaksinasi pada hewan ternak, khususnya unggas (terlebih ayam) adalah senjata ampuh untuk menangkal penyakit.

Hal ini dinyatakan oleh Technical Sales Representative PT Medion Farma Jaya, Dwiki Alfikriyadi Lutfi SPt MP saat memberikan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) ke Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB).

"Pada dasarnya ayam memiliki antibodi yang diproduksi dari tubuhnya sendiri. Namun ketidakseimbangan antara bibit penyakit dan kondisi ternak dapat menimbulkan mudah terserang infeksi. Oleh karenanya, vaksin berperan melindungi dan memperkuat antibodi terhadap virus," bebernya di ruang Auditorium lantai 8 Gedung V pada acara yang digelar 28-29/8/2019 tersebut.

Ia menjelaskan, vaksin ialah mikroorganisme yang dilemahkan atau dimatikan bertujuan membuat infeksi buatan, yang prinsipnya menggertak pembentukan kekebalan tubuh untuk mencegah infeksi penyakit.

Sedangkan vaksinasi adalah kegiatan atau aktivitas memasukkan vaksin ke dalam tubuh.

"Keuntungan vaksinasi pada ayam ialah menekan biaya perawatan sebab mencegah lebih baik daripada mengobati. Di sisi lain, apabila ayam dalam kondisi sehat maka dapat meningkatkan pula produktivitasnya," tandasnya.

Usai memberikan perkuliahan umum, Dwiki dan tim teknis mendampingi kegiatan praktikum vaksinasi unggas. Praktikum diawali dengan pengenalan jenis vaksin, cara mempersiapkan vaksin, dan cara penggunaan peralatan untuk vaksinasi.

Metode pemberian vaksin terdiri atas vaksinasi spray untuk day old chick (DOC), vaksinasi tetes (mata, hidung dan mulut), dan vaksinasi injeksi (subkutan dan intramuskuler) untuk ayam petelur dewasa.

 

Topik
MalangBerita MalangPenyakit pada hewan ternakVaksin dan Vaksinasipembelajaran berbasis pengalamanPT Medion Farma JayaFakultas Peternakan Universitas Brawijaya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru