DLH Kota Malang Harap Peran Aktif Masyarakat untuk Memilah Sampah Mulai dari Rumah

Aug 26, 2019 15:46
Tumpukan sampah di TPA Supit Urang (foto dok MalangTIMES)
Tumpukan sampah di TPA Supit Urang (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berharap masyarakat Kota Malang dapat memilah sampah plastik dan organik mulai dari rumah. Hal tersebut untuk membiasakan diri agar tidak hanya sekedar tahu tentang imbauan yang sudah digalakkan.

Permasalahan sampah di Kota Malang memang menjadi hal serius yang sedang diupayakan agar semakin menurun.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Bayangkan saja, dalam sehari produksi sampah di Kota Malang di TPA Supit Urang mencapai 600 ton. Bahkan bisa diprediksi lima hingga sepuluh tahun kedepan tempat pembuangan sampah akhir itu tidak bisa menampung lagi sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.

Karena itu, Plt Kepala DLH Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi berharap kedepan masyarakat ikut berperan aktif terhadap pengelolaan sampah. Karena jika sinergitas antara masyarakat dengan dinas terkait sudah terbentuk, tentunya akan lebih mudah untuk mengelola sampah.

"Tentu tidak mudah, tapi harapan saya semua orang di Kota Malang tidak sekedar tahu, tapi juga mempraktikkan untuk memilah sampah, mana yang sampah plastik mana yang organik," ujar Diah.

Selain berharap masyarakat bisa memilah sampah mulai dari rumah, Diah henti-hentinya mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.

"Setelah (memilah sampah) itu dirasa berhasil saya harap lagi ada peran masyarakat secara maksimal untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai," katanya.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Corona, Alun-Alun Kota Batu Ditambah 3 Tempat Cuci Tangan

Seperti diketahui, dampak sampah plastik bagi lingkungan sangat besar, karena bisa menghambat kesuburan tanah. Selain itu, ketika sampah plastik berada di sungai bisa menyumbat aliran sungai dan berdampak air meluap jika hujan lebat.

Sementara itu, dampak lain dari sampah plastik bagi kesehatan yakni membahayakan organ dalam. Karena polusi yang dihasilkan bisa mempengaruhi sistem kerja bagian dalam manusia. 
 

 

Topik
MalangBerita MalangDinas Lingkungan Hidup Kota Malangsampah plastik dan organikPlt Kepala DLH Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru