Unik, BP2D Tampilkan Pria Gempal saat Festival Kendaraan Hias

Aug 25, 2019 20:04
Beberapa pria dempal yang unjuk kemampuan dan menghibur panggung kehormatan dalam Festival Kendaraan Hias 2019 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Beberapa pria dempal yang unjuk kemampuan dan menghibur panggung kehormatan dalam Festival Kendaraan Hias 2019 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang tampaknya memang tak pernah kehabisan ide untuk melakukan sosialisasi dan edukasi perpajakan kepada masyarakat. Terbukti, dalam gelaran Festival Kendaraan Hias 2019 yang berlangsung dari  halaman Balai Kota Malang, Minggu (25/8/2019), tak hanya kendaraan hias saja yang melaju, melainkan diselingi dengan penampilan beberapa pria gempal yang secara otomatis memberi hiburan segar kepada ribuan penonton yang hadir.

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto menyampaikan, penampilan beberapa pria gempal itu memang sengaja disuguhkan. Selain memberi hiburan lebih kepada masyarakat yang menonton, juga bermaksud menunjukkan jika menjaga kebugaran dan kesehatan amatlah penting bagi para petugas pajak.

"Semangat yang mau diusung adalah terus menjaga kesehatan tubuh dan jiwa. Sehingga, masyarakat dapat memperoleh layanan publik secara maksimal," katanya kepada MalangTIMES di sela-sela kegiatan Festival Kendaraan Hias, Minggu (25/8/2019).

Pria yang akrab disapa Sam Ade D'Kross itu menambahkan, selain memberi suguhan dan hiburan yang menarik, BP2D Kota Malang juga tetap menyertakan kendaraan layanan keliling, yaitu Sampade! di belakang kendaraan hias. Hal itu bertujuan memberu layanan kepada masyarakat yang akan membayarkan kewajibannya dalam program Sunset Policy IV yang akan berakhir November mendatang.

"Jadi, ini juga kembali menegaskan bahwa kami tetap memberi layanan kepada masyarakat meski di hari libur. Salah satunya dengan mendatangi kawasan ramai seperti Festival Kendaraan Hias ini," terangnya.

Ade juga membuka kesempatan lebar kepada masyarakat yang akan menggelar kegiatan dan menimbulkan keramaian untuk mengundang BP2D Kota Malang turut serta di dalamnya. Sehingga, petugas dapat lebih dekat dalam memberi layanan kepada masyarakat yang hendak memanfaatkan program Sunset Policy IV.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

"Kecamatan atau kelurahan yang akan adakan kegiatan bisa hubungi kami dan kami akan beri layanan untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan wajib pajak (WP) yang akan memanfaatkan program Sunset Policy ini," imbuhnya.

Upaya jemput bola itu, menurut Ade, akan terus digelorakan hingga masa program Sunset Policy berakhir. Dia pun optimistis akan mampu meraih target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun. "Semua cara dilakukan untuk meraih target yang ditetapkan. Salah satunya jemput bola saat ada keramaian, meski hasilnya kadang hanya sedikit WP yang memanfaatkan. Tapi ini cukup efektif untuk mengedukasi masyarakat," pungkasnya.

 

Topik
MalangBerita Malangbp2d kota malangFestival Kendaraan Hias 2019

Berita Lainnya

Berita

Terbaru