Bali United Akui Menang Karena Matikan Konate dan Comvalius

MALANGTIMES - Kekalahan Arema FC dari Bali United tidak lepas dari dimatikannya pergerakan Sylvano Comvalius dan Makan Konate sehingga alur serangan tidak bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

Pelatih Bali United, Stefano 'Teco' Cugurra mengakui bahwa dengan dimatikannya pergerakan dua pemain Arema FC membuat timnya bisa memenangkan pertandingan.

Padahal sebelumnya, mantan pelatih Persija Jakarta ini memuji Arema FC adalah tim kuat yang susah dikalahkan. "Arema tim yang sangat bagus. Kami mencoba mematikan pergerakan pemain kunci mereka, Comvalius dan Konate kami matikan, dan pemain sangat bagus melakukannya," ujar Teco.

Memang tidak perlu diragukan lagi, Arema FC pada musim kompetisi Liga 1 2019 ini sangat mengandalkan Makan Konate sebagai pengatur serangan. Bahkan pemain asal Mali ini juga menjadi mesin gol Singo Edan hingga mencapai 10 gol hingga pekan ke 16.

Namun saat Konate tidak bisa bergerak, pemain lain juga akan kesulitan untuk bisa mengembangkan permainan. Hal itu dimanfaatkan Teco dengan memberi instruksi pemainnya agar cepat melakukan serangan ketika Arema FC kalah bola. "Lawan punya gol bagus lewat tembakan keras (Konate), tetapi kami unggul dengan dua gol sundulan yang sudah kami latih dengan (Ilija) Spasojevic sebagai targetman," ungkapnya.

Sementara itu, sang penentu kemenangan Bali United Ilija Spasojevic bangga dengan kemenangan melawan Arema FC dan membuat kepercayaan dirinya semakin tinggi. "Belum ada hasil seri di kandang, apalagi kalah, saya terus berusaha membuka ruang untuk memudahkan teman-teman memberikan umpan," tegas Spaso.

Top