Kendaraan hias Disperkim Kota Malang yang mengusung konsep rumah susun atau hunian vertikal dalam ajang Festival Kendaraan Hias 2019 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kendaraan hias Disperkim Kota Malang yang mengusung konsep rumah susun atau hunian vertikal dalam ajang Festival Kendaraan Hias 2019 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Bagaimana jadinya jika sebuah rumah susun (rusun) diboyong dan dipamerkan keliling kota? Rasanya pasti sedikit mustahil ya. Tapi nampaknya tidak untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang yang berhasil memboyong rumah susun dan memamerkannya keliling ke beberapa sudut kota.

Hal itu dilakukan melalui mobil hias yang disuguhkan Disperkim saat turut meramaikan Festival Kendaraan yang berlangsung di Balai Kota Malang, Minggu (25/8/2019). Jadi bukan rusun secara harfiah ya geng, melainkan miniatur yang dibuat sedimikiam rupa mirip dengan rusun yang dikelola Disperkim Kota Malang.

Plt Kepala Disperkim Kota Malang, Hadi Santoso menyampaikan, rumah susun sengaja menjadi konsep yang diusung Disperkim. Karena rusun menjadi salah datu ikon hunian vertikal di Kota Malang yang saat ini memang menjadi sebuah kebutuhan. Karena semakin hari pertumbuhan penduduk di Kota Malang semakin tinggi dan menyebabkan kebutuhan hunian meningkat. Namun tanah yang ada sangat tidak mungkin mengalami pertambahan.

"Kota Malang pembangunan ke depan mengarah pada hunian vertikal. Tapi tetap harus memastikan pengaturan ruangan yang efektif dan efisien," katanya pada MalangTIMES, Minggu (25/8/2019).

Hunian vertikal itu menurutnya memang terus dikembangkan dibeberapa daerah tanpa kecuali Kota Malang. Dengan mengedepankan konsep yang aman dan efisien, pembangunan hunian vertikal harus tetap memperhatikan tata ruang dan kajian khusus.

"Melalui konsep ini kami harapkan masyarakat dapat memahami seperti apa konsep pembangunan hunian vertikal itu sebenarnya. Karena kebutuhannya memang terus mengalami trend peningkatan," jelasnya.

Selain menyuguhkan rumah susun dengan balutan warna cerah, kendaraan hias milik Disperkim ini juga dihiasi dengan sederet bunga cantik khas Kota Malang. Tampilan itu semakin membuat suasana semakin segar dan sejuk.