MALANGTIMES - Karnaval Umum Kota Batu 2019 bertabur pakaian adat nusantara. Bukan hanya para peserta karnaval namun Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pun tidak kalah mempesona di atas panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Batu, Sabtu (24/8/2019).

Untuk tampil mempesona, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko rupanya mempersiapkan sejak pagi hari. Kali ini orang nomor satu di Kota Batu itu menggunakan pakaian adat dari Sunda yang sudah dimodifikasi.

Dalam riasan dan busana yang cantik itu, Dewanti tetap terlihat sederhana karena tidak banyak menggunakan aksesoris. Pakaian yang digunakan kebaya beludru panjang berwarna merah maron dengan motif berwarna emas. 

Untuk riasan rambutnya menggunakan tusuk konde, dan sanggul kepala dengan peniti rantai. Sedangkan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menggunakan pakaian adat Sunda bersama istrinya Ketua PKK Kota Batu Wibi Santoso.

Pemilihan pakaian adat Sunda ini, Punjul bersama istir kompak menggunakan warna yang senada yakni merah. Punjul menggunakan beskap warna merah dan Wibi menggunakan kebaya dan bawahan kain batik. 

Juga aksesoris riasan rambut dengan riasannya. Lalu juga Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, yang ikut serta menggunakan pakaian adat Papua lengkap dengan riasan mukanya.

Sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu AKBP Mudawaroh juga ikut menggunakan pakaian adat. Pakaian yang digunakan dari adat Kalimantan.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Batu Zadiem Efesiensi bersama istrinya Enik menggunakan pakaian adat dari Padang. Warna baju yang dipilih itu berwarna biru.

Sedangkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan pakaian adat dari nusantara. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, tidak hanya para peserta namun mengharuskan para ASN berpartisipasi. 

“Kami ingin mengangkat dan mengenalkan kepada masyarakat pakaian adat dari berbagai daerah. Karena ini juga even tahunan,” ungkap Dewanti. 

Pemilihan pakaian adat Sunda modifikasi kali ini dipilih untuk menunjukkan bahwa meskipun berbeda-beda namun  tetap satu yakni Indonesia. 

Sementara itu Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto menambahkan jika tahun 2018 menggunakan pakaian adat dari Jambi sekarang memilih dari Papua sebagai keanekaragaman dalam budaya.

“Ini sebagai cermin kita untuk menjadikan Indonesia satu SDM unggul Indonesia Maju,” kata pria yang akrab disapa Buher.