Dewanti Rahasiakan Rute Baru Kereta Gantung di Kota Batu

Aug 23, 2019 19:32
Kereta Gantung Hallyeosudo. (Foto: Istimewa)
Kereta Gantung Hallyeosudo. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Pembangunan kereta gantung untuk mendukung pariwisata Kota Batu terus dimatangkan. Bahkan, anggaran pembangunan kereta gantung itu akan mengandalkan dana masyarakat, khususnya warga Kota Batu.

Hanya, rute yang dilalui kereta gantung besar kemungkinan berubah. Namun, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko tidak lagi membeberkan rute baru kereta gantung.

Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?

“Untuk rutenya dari mana ke mana, rahasia ya. Kalau saya beberkan rutenya, nanti orang-orang pada beli tanah di area itu,” kata Dewanti saat ditemui di halaman Balai Kota Among Tani.

Ya kekhawatiran Dewanti jika ia menyebutkan titik-titk yang menjadi rute kereta gantung adalah banyak warga yang akan membeli tanah di area tersebut. Terutama spekulan. Sehingga tanah nantinya bakal dimahalkan.

Sebelum ada rencana perubahan, pernah diungkapkan bahwa wacana pembangunan kereta gantung dilakukan dua tahap. Tahap pertama sekitar delapan kilometer dengan stasiun pertama ada di Desa Pendem karena pintu pertama masuk ke Kota Batu. Rutenya menuju di area Panderman Hill di Desa Oro-Oro Ombo.

Lalu ada tiga stasiun pemberhentian, yakni di Desa Tlekung, Desa Oro-Oro Ombo, dan di sekitar Panderman Hill. Rutenya ini bolak balik atau pulang pergi.

Sedangkan pada tahap dua akan diteruskan sampai Alun-Alun Batu, terus ke Selecta di Kecamatan Bumiaji. 

Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April

Sementara itu, soal keterlibatan dana masyarakat, Dewanti menyebut lantaran masyarakat ingin dilibatkan dalam pembangunan yang besar ini.  “Ya memang tadinya kan kita sudah ada investor nih. Tapi di sini masyarakat bilang mau berperan punya saham,” kata Dewanti.

Dana masyarakat itu layaknya saham. Dewanti mencontoh Taman Rekreasi Selecta. Tempat wisata tersebut sahamnya dimiliki oleh masyarakat sekitar.  “Ya seperti Selecta begitulah. Saham per lembarnya Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta,” imbuhnya.

Nantinya dengan kepemilihan saham itu, lanjut Dewanti, masyarakat bisa menikmati keuntungannya setiap tahun.

Topik
Pembangunan kereta gantung Kereta Gantung di Kota Batu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko

Berita Lainnya

Berita

Terbaru