Poster Festival Batik Ngalam 2019 (Foto: Istimewa)
Poster Festival Batik Ngalam 2019 (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Geliat fashion Indonesia berupa batik rupanya semakin menarik perhatian masyarakat. Bahkan, batik kini telah beralih menjadi trend fashion modern yang bisa dipadupadankan dengan beragam fashion lainnya.

Geliat inilah yang menjadi perhatian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang untuk menghadirkan Festival Batik Ngalam 2019. Ya, event yang bakal digelar selama dua hari pada 26-27 Agustus mendatang di Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ) Kota Malang ini bakal menampilkan beragam batik Ngalam yang dikemas apik.

Bagaimana tidak. Acara yang melibatkan seluruh komunitas batik se-Malang Raya dan Jawa Timur ini akan menyambut pengunjung dengan berbagai pameran, workshop, fashion show hingga lomba melukis.

"Nantinya akan ada lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif di sektor fashion batik. Ada dari kelompok di setiap kelurahan-kelurahan, ya komunitas batik se-Kota Malang dan Malang Raya. Kemudian dari kabupaten/kota Jawa Timur itu, sekitar 17 pelaku ekonomi kreatif kami temukan dalam satu kegiatan ini dan kami kolaborasikan dengan sub-sektor lain, yakni seni lukis," ujar Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disbudpar Kota Malang, Heri Sunarko kepada MalangTIMES, Jum'at (23/8).

Ia menambahkan,  acara ini menjadi salah satu bentuk dalam memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di Kota Malang. Para pelaku ekraf ini nantinya akan mampu menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu media promosi karya batiknya.

"Jadi, di sini kami memberikan fasilitas kepada pelaku ekraf agar mereka mampu mempromosikan karyanya. Kemudian mampu bertransaksi untuk mendapatkan penghasilan dan tentunya hasil karyanya ini bisa dikenal lebih luas lagi. Di sinilah nanti juga akan ditampilkan potensi batik Ngalam, apa saja wujudnya, ada batik topeng, batik salur dan macam-macam itu," imbuh dia.

Festival Batik Ngalam tersebut bakal dikemas dengan balutan pameran, workshop batik pada 26-27 Agustus, pameran lukisan, lomba melukis pada 27 Agustus mendatang, dan fashion show khas batik.

Workshop batik tersebut nantinya bakal dibagi dua session yang diikuti oleh siswa-siswi SMP se-Kota Malang. Pada  26 Agustus, tentang teknik shibori dan ecoprint. Sedangkan 27 Agustus, siswa-siswi SMP ini bakal diajarkan teknik membuat canting cap dari kertas, malam, dan batik brush atau sembur. "Ditambah juga ada pameran lukisan itu nanti menampilkan karya maestro-maestronya Malang Raya," paparnya.

Ia pun berharap, acara yang bakal dimulai sejak pukul 08.00 hingga 21.00 bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku ekraf untuk mengambangkan karyanya ke tingkat yang lebih luas lagi. "Jadi, melalui ini teman-teman dan sahabat-sahabat semua manfaatkanlah kegiatan ini sebaik-baiknya terutama para pelaku ekraf untuk mengembangkan produknya. Dan juga bagi seniman-seniman lukis, ini ada tempat bagi kalian berekspresi di sini," tandasnya.