Pengumuman jadwal pilkades di Desa Beji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pengumuman jadwal pilkades di Desa Beji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pembukaan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (pilkades) tahun 2019 sedang berlangsung sejak 9-28 Agustus 2019 mendatang. 

Lalu bagaimana jika di tahap dua ini masih saja tidak memenuhi kualifikasi?

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

“Jika nanti hingga 28 Agustus tidak ada bakal calon yang mendaftar, maka sesuai aturan dua desa tersebut akan ditunda atau ikut Pilkades tahap selanjutnya tahun 2020,” kata Kasubag Pemerintahan Desa Bag Pemerintahan Kota Batu, Abdul Salam.

Hingga saat ini ada dua desa yang melakukan pendaftaran tahap dua. 

Yakni Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji dan Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. 

Untuk yang mendaftar di Desa Sumberejo ada Riyanto (incumbent), Tekat, dan Novi Dwi Istika.

Di Desa Gunungsari hanya memiliki satu bakal calon kepala desa yakni Andi Susili yang merupakan incambent.

Jika terpaksa tidak ada peminat atau tidak ada bakal calon yang masih tidak lolos, kekosongan Kepala Desa akan diisi oleh Pj Kepala Desa. 

“Konsekuensinya dengan diisi oleh Pj sistem Pemerintahan desa tidak maksimal,” imbuhnya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Diketahui pendaftaran tahap pertama di Desa Sumberejo itu ada lima calon yang mengambil formulir. 

Namun dari lima pendaftar tersebut tidak lolos verifikasi.

Mereka tidak lolos lantaran berkas itu kurang. Sehingga harus masuk pendaftaran tahap kedua.

Sementara itu Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menambahkan pihaknya optimis ke dua desa memiliki bakal calon lebih dari dua dan lolos pemberkasan.

“Kami akan berupaya bagaimana cara dua desa ini punya bakal calon sesuai dengan ketentuan hingga diakhir pendaftaran,” ucap Punjul.