Miniatur candi sebagai ornamen penghias underpass Karanglo, di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Miniatur candi sebagai ornamen penghias underpass Karanglo, di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) optimis pembangunan underpass Karanglo bakal selesai sesuai target. 

Saat ini, pembangunan jalur lintas yang berupa terowongan bawah tanah di perempatan Jalan Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang itu tengah memasuki tahap finishing.

Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo mengungkapkan, bahwa pihaknya akan menepati jadwal yang ditetapkan Forum Lalu Lintas Dishub Jawa Timur. Yakni, menyelesaikan pembangunan per 15 Agustus 2019 besok. 

"Sebenarnya secara fungsional sudah berfungsi penuh 100 persen. Besok itu tinggal menuntaskan, finishing," ujarnya.

Dia mengakui bahwa pembangunan underpass yang menghubungkan arteri jalan nasional Malang-Surabaya tersebut sempat molor sekitar dua bulan. 

Meski demikian, pihaknya tak ingin asal menyelesaikan bangunan. 

"Ada beberapa elemen yang kami beri sentuhan untuk underpass Karanglo ini. Jadi tidak hanya sekadar lorong," paparnya.

Nantinya, underpass tersebut akan dihiasi dengan relief lansekap yang menggambarkan keindahan seni budaya Malang Raya. 

Pihak PT JPM juga berencana memasang lampu khusus sebagai hiasan dan tambahan penerangan saat malam. 

"Ada art lighting-nya, juga ornamen khas Malangan kami desain di dinding underpass. Di antaranya relief batik dan juga miniatur candi di area frontage road (pembatas jalan antara jalur cepat dan jalur lambat)," urai Agus.

Selain itu, taman-taman sederhana dengan hiasan batu alam juga akan dibangun. 

"Orang lewat jadi terhibur, agar tidak monoton bangunan. Kami ingin underpass bisa mempercantik suasana di situ sekaligus menandai bahwa sudah masuk wilayah Malang Raya yang kaya dengan nilai seni budaya," sebutnya.

Dengan adanya underpass ini, lanjut Agus, pengguna jalan akan terbantu agar tidak harus berhenti di rambu lampu lalu lintas. 

"Uji coba juga sudah dilakukan, juga uji kualitas. Nantinya underpass ini akan membantu mengurai kemacetan karena dibangun 2 x 2 lajur dan frontage 2 x 2 atau total ada 8 lajur untuk meminimalkan hambatan," pungkasnya. 

Untuk diketahui, underpass Karanglo memiliki panjang sekitar 450 meter. 

Lokasinya berada di sisi barat gerbang tol Singosari di ruas Tol Malang-Pandaan. 

Operasional underpass tersebut diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan. 

Baik yang akan melintas ke arah Surabaya-Malang melalui jalur arteri, maupun kendaraan yang akan masuk-keluar tol, termasuk kendaraan yang dari dan arah Kota Batu. 

End of content

No more pages to load