MALANGTIMES - Baru-baru ini, Kota Malang terpilih sebagai kota kreatif Indonesia bersama Kota Palembang. Atas raihan prestasi itu, Kota Malang ditunjuk sebagai role model kota kreatif di Indonesia.

Raihan prestasi tersebut tak lepas dari kepemimpinan Wali Kota Malang Sutiaji. Dan, Sutiaji mengaku keberhasilan itu juga berkat didikan lembaga pendidikan madrasah yang dikenyamnya sewaktu sekolah.

Hal ini dinyatakan oleh Sutiaji kepada ribuan siswa-siswi madrasah dalam sambutannya saat pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2019, Rabu (14/8/2019).

"Memang Malang sekarang adalah kota berkembang dipegang wali kotanya dari madrasah, kemarin mendapat penghargaan kota kreatif Indonesia wali kotanya dari madrasah. Dan kami telah mendapatkan anugerah pemimpin inovatif Indonesia wali kotanya juga dari madrasah," ucapnya.

Untuk itu, kepada para siswa, Sutiaji menegaskan bahwa pilihan untuk menempuh pendidikan di madrasah adalah pilihan yang sangat baik untuk masa depan. "Jadi, anak-anakku sekalian dan para guru. Tidak usah ragu bahwa insya Allah madrasah akan menciptakan kader-kader yang paripurna, bisa hidup di mana-mana," imbuhnya.

Bahkan saat ini, lanjut dia, Malang menjadi role model government. Beberapa daerah menunjuk Kota Malang sebagai menjadi kota percontohan yang harus ditiru.

Atas nama pemerintah Kota Malang Sutiaji juga mengucap ribuan terima kasih karena menjadi lokasi event Provinsi Jawa Timur.

"Pada waktu yang lalu juga ada beberapa event regional, nasional, dan internasional, maka secara otomatis menunjukkan bahwa Malang selalu siap. Walaupun mendadak kita harus siap," tandasnya.

Dalam sambutannya Sutiaji juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang memasuki revolusi industri 4.0. Anak-anak dari madrasah-lah yang dibutuhkan untuk bisa sukses dalam era tersebut. "Mau tidak mau sesungguhnya yang punya peran aktif justru dari madrasah," ucapnya.

Event KSM tersebut, menurut Sutiaji, menunjukkan komitmen madrasah dalam menjawab tantangan dunia.