Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso berfoto bersama veteran yang mendapatkan bantuan di di Gr

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso berfoto bersama veteran yang mendapatkan bantuan di di Gr


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Kota Batu menjadi tuan rumah memperingati Hari Veteran Nasional Indonesia ke 64 oleh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Selasa (13/8/2019). Dalam pertemuan ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama LVRI lakukan Training for Trainer bagi pelajar di Jawa Timur.

Dalam peringatan ini juga dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi ini disambut oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. 

Hadir pula dalam peringatan hari Veteran tersebut Wali Kota Malang, Sutiaji, Plt Bupati Malang, Sanusi, Ketua LVRI Kota Batu Handri Israwan dan Ketua DPD LVRI Jatim Kol Marininir (Purn) Gatot Suharyoso (Ketua DPD LVRI Jatim). 

Khofifah mengatakan, generasi milenial harus mencontoh semangat juang dan pengorbanan veteran. Karena itu Pemprov Jawa Timur menggandeng LVRI pusat untuk melaksanakan training for trainer bagi para siswa di Jawa Timur.

Hal ini dilakukan agar para generasi milenila itu mendapatkan transformasi nilai-nilai perjuangan dan juga semangat bela NKRI. “Karena kami ingin ke depan generasi milenial ini bisa melihat perjuangan para veteran. Sebagai acuan berproses itu tidaklah mudah,” ungkap Khofifah.

Sebab bertatap muka secara langsung dengan pejuang akan berbeda dengan saat melakukan pencarian di internet. Karena itu Pemprov Jawa Timur utor untuk dapat melakukan ToT langsung dari LVRI dan didesiminasikan ke sekolah-sekolah.

Upaya ini dilakukan supaya transformasi nilai perjuangan dan komitmen membangun NKRI bisa tersampaikan ke anak-anak didik di sekolah-sekolah Jawa Timur.

“PR kita saat ini adalah bagaimana mendesiminasikan dan mentranformasikan nilai perjuangan dan pengorbanan ke generasi millenial kita. Untuk masuk ke lingkungan digital ekonomi, bagian dari start up, di sektor apapun kita ingin mereka tetap mampu menjaga NKRI dan Pancasila," imbuhnya.

Sedang dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Timur juga memberikan bantuan berupa keuangan kepada DHD 45 dan LVRI Jawa Timur masing-masing Rp 100 Juta. Tidak hanya itu, juga diberikan 300 Paket Bantuan sembako.

Tidak hanya Khofifah Pangdam V/Brawijaya memberikan  kepada DPD LVRI Jatim berupa Mobil Operasional. Dan Wali Kota Batu kepada LVRI berupa dana Hibah Rp 75 Juta. Lalu kepada  PEPABRI berupa uang Rp 105 Juta dan kepada DHC 45 Kota Batu berupa uang Rp 45 juta.

 

 

End of content

No more pages to load