Dari kiri, Dr Inge Satyo Aryanto Founder Perempuan Sadar Vagina (PSV), Susi Asfuri, Ketua Bhayangkari Cabang Malang, Bagus Setiawan co founder PSV (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Dari kiri, Dr Inge Satyo Aryanto Founder Perempuan Sadar Vagina (PSV), Susi Asfuri, Ketua Bhayangkari Cabang Malang, Bagus Setiawan co founder PSV (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Tak bisa dipungkiri, jika salah satu penentu keutuhan rumah tangga adalah kualitas kesehatan organ intim wanita dan kualitas aktivitas seksual dalam berumah tangga. Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Dr Inge Satyo Aryanto Founder Perempuan Sadar Vagina (PSV) saat ditemui dalam sebuah acara di Polres Malang Kota bersama Bhayangkari Cabang Kota Malang.

Dijelaskannya lebih lanjut, jika dalam hal itu (keutuhan dalam berumah tangga), organ intim, khususnya perempuan, perlu mendapatkan perlakuan lebih dan perawatan khusus, yang itu nantinya akan mendukung dan membuat kualitas seksual terjalin dengan baik. "Dan itu semua bisa dicapai, tak mungkin bisa dicapai, jika organ intim tak dirawat dengan baik," bebernya.

Maka dari itu, para perempuan diharapkan bisa menerapkan 15 tips atau langkah dalam perawatan organ intim wanita dari PSV, agar bisa menjadi organ intim yang kencang, sehat, elastis dan menua lebih lama. Dan itu bisa menjadi salah satu alat dalam mempertahankan keluarga yang harmonis.

Selama ini, ketika berbicara mengenai vagina atau organ intim, banyak orang menilai jika hal tersebut adalah tabu. Namun dari PSV menilai dan ingin membawa kesadaran, jika hal tersebut bukanlah hal yang tabu.

Karena itu, ke 15 tips yang harus diperhatikan antara lain. Pertama, orang harus menyadari betapa pentingnya kesehatan organ intim vagina bagi hubungan. Kedua, harus melakukan papsmear, ketiga, anda harus memilih bahan pakaian dalam berbahan katun agar menyerap keringat lebih baik.

Keempat, adalah kegiatan yang bisa dilakukan setiap saat, yakni mencukur bulu kemaluan. Namun untuk mencukur, minimal tiga hari sekali. Kelima, cuci dan bersihkan kemaluan tiga kali sehari, keenam, jangan gunakan patiliner, ketujuh, pakai pembalut wanita yang berbahan kain seperti orang tua zaman dulu untuk menghindari kanker serviks.

Kedelapan, bawa barang-barang yang harus selalu Ada didalam tas, seperti sabun bayi, celana dalam cadangan dan tisu toilet. Jangan sembarangan menggunakan tisu toilet umum untuk menghindari kuman. Kesembilan, lakukan hubungan seksual hanya dengan pasangan yang resmi. Hal ini untuk menjaga kualitas vagina serta agar tak tertular penyakit.

Kesepuluh, berikan nutrisi bagi vagina, kesebelas, lakukan aktivitas olahraga, keduabelas, hindari merokok, selanjutnya, hindari makanan-makanan yang membuat buang air besar tidak lancar, terakhir pakai celana dalam yang longgar. "Atau kalau malam tidak usah memakai celana dalam," pungkasnya.

End of content

No more pages to load