Suasana lokasi Monunen Tentara Genie Pelajar (TGP) yang terletak di Jalan Tangkuban Perahu Kota Malang salah satu monumen yang direncanakan digeser (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Suasana lokasi Monunen Tentara Genie Pelajar (TGP) yang terletak di Jalan Tangkuban Perahu Kota Malang salah satu monumen yang direncanakan digeser (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Urai macet, monunen Tentara Genie Pelajar (TGP) yang terletak di Jalan Tangkuban Perahu Kota Malang dan Monumen Pahlawan Trip di kawasan Idjen Boulevard akan digeser. 

Selain itu, penggeseran juga akan dilakukan pada beberapa rambu lalu lintas yang letaknya berada di kawasan persimpangan.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Agoes Moeliadi menyampaikan, pergeseran patung pahlawan akan tetap memperhatikan kaidah yang berlaku. 

Rencananya, monumen TGP di Jalan Tangkuban Perahu dan tepat berada di depan Stadion Gajayana itu akan digeser ke arah utara.

Sehingga, kendaraan yang lewat dari Timur ke Barat dapat lebih lancar.

"Sifatnya digeser saja, bukan dihilangkan. Agar kendaraan yang melewati kawasan tersebut tidak terlalu belok dan bisa langsung lurus," katanya.

Penggeseran tersebut menurutnya dilakukan lantaran kondisi lalu lintas di kawasan tersebut selalu padat dan ramai di jan-jam sibuk.

Sehingga, melalui rapat forum lalu lintas, maka terdapat kesepakatan untuk menggeser monumen pahlawan tersebut ke arah utara.

Dia juga menyampaikan, Dishub juga berencana menggeser patung monumen Pahlawan Trip di kawasan Idjen Boulevard tanpa mengubah esensi dan nilai sejarah dari monumen tersebut. 

Selain itu, penggeseran rambu di kawasan Kayu Tangan akan dilakukan untuk mengurai kemacetan.

Dia menegaskan, penggeseran akan dilakukan dengan berbagai pihak. 

Terutama untuk penggeseran rambu lalu lintas di kawasan Kayu Tangan yang masuk dalam kategori Cahlgar Budaya. 

Di sisi lain, penggeseran akan melibatkan Dinas Perumahan dan Permukiman Penduduk (Disperkim) Kota Malang.

"Untuk kapan akan digeser, waktunya kami serahkan ke Disperkim," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disperkim Kota Malang, Hadi Santoso menyampaikan jika upaya Dishub untuk mengurangi kemacetan akan mendapat dukungan penuh dari Disperkim. 

Namun, untuk rencana pergeseran patung tersebut saat ini masih akan didiskusikan dan dilakukan kajian kembali.

"Pergeseran masih akan kami rapatkan lagi," urainya.