Stoberi di di Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Stoberi di di Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Mencicipi sambil memetik buah Stroberi bisa dilakukan oleh wisatawan di Kampung Stroberi di Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Tak hanya menikmati asam manisnya buah stroberi, pengunjung juga bisa ikut belajar menanam perdu dengan nama latin Fragaria x ananassa itu.

Sesuai namanya, tampilan Kampung Stroberi didukung dengan mural buah berwarna merah itu di dinding-dinding rumah penduduk. Selain itu, kebun-kebun stroberi pun tampak di sela-sela permukiman di sepanjang Jalan Tlogotowo.

Tarif yang dipatok untuk pengunjung yakni Rp 25 ribu per orang dan sudah termasuk membawa stroberi pulang untuk dinikmati di rumah. Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan mengatakan, saat ini ada sekitar 60 petani stroberi di Dusun Pandan. 

Sebagian menggunakan pola tanam green house yang tertutup, sisanya memakai lahan terbuka. "Wisatawan yang datang juga bisa membeli berbagai olahan stroberi yang dibuat masyarakat. Seperti selai, keripik, sari buah, sirop, kue, maupun buah stroberi segar," ungkap Manan.

Ya di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, tidak hanya sekadar menjadi desa wisata petik stroberi. Berbagai olahan kuliner dari stroberi pun menjadi andalan warga setempat.

Lalu, apa saja hasil kuliner dari buah stroberi yang diolah warga setempat? Hasil olahan itu antara lain selai stroberi, minuman sari stroberi, dodol stroberi dan murbei, stik stroberi, dan yang terbaru ada bakpia stroberi.

Jadi, jika berkunjung ke Kampung Stroberi, tentunya para wisatawan tidak hanya sekadar berwisata memetik buah stroberi. Tetapi juga dapat membawa buah tangan produk olahan yang dibuat tergabung Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di sana.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan, Desa Pandanrejo menjadi salah satu yang mewakili Kota Batu dalam ajang Anugerah Wisata Jawa Timur tahun 2019. “Kali ini Desa Pandanrejo yang mewakili Kota Batu diajang Anugerah Wisata Jawa Timur, karena memang budaya menanam di sana bagus,” ungkap Imam.

Tidak hanya budaya menanamnya, tetapi juga pengelolaan wisatanya tertata dengan rapi. Hingga menjadi sebuah kampung tematik. “Dan di sana itu menggerakkan masyarakatnya untuk meningkatkan ekonomi dengan membuat olahan-olahan stroberi,” imbuhnya.

 

End of content

No more pages to load