Perwakilan PT Matahari Departmen Store Pusat, Heru Wahyu saat ditemui awak media (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Perwakilan PT Matahari Departmen Store Pusat, Heru Wahyu saat ditemui awak media (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Polemik pembangunan Pasar Besar Kota Malang hingga kini belum ada kejelasan. Pasca kebakaran besar 2016 silam, area ini masih belum dilakukan revitalisasi. Padahal, banyak pedagang dan masyarakat yang mengeluhkan terkait kenyamanan di lokasi jual beli itu.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk sesegera mungkin memberikan fasilitas bagi pedagang ataupun pembeli. Sayangnya, hingga kini revitalisasi masih belum bisa dilakukan karena masih terganjal perjanjian kerja sama (PKS) dengan investor, dalam hal ini pihak PT Matahari Department Store.

Menindaklanjuti upaya itu, siang ini (Jum'at, 9/8) perwakilan manajemen PT Matahari Department Store melakukan pertemuan dengan Pemkot Malang di Balai Kota Malang. Dari pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan tetap ingin berkontribusi untuk kerja sama tersebut. "Kami sebagai pelaku usaha inginnya tetap bersama-sama berkontribusi dengan Pemerintah Kota Malang. Nanti untuk lanjutnya monggo ke pihak Pemkot saja," ujar Perwakilan PT Matahari Departmen Store Pusat, Heru Wahyu.

Sayangnya, pihaknya belum mau menjelaskan kontribusi seperti apa yang akan dijalankan pihak PT Matahari Departmen Store untuk kelanjutan polemik pasar besar tersebut. "Ya tentunya kita ada diskusi, silaturahmi ya, tapi kita manut aja Pemkot Malang. Toh ini ga hanya spesifik di situ saja, karena Matahari di Kota Malang ini nggak hanya di Pasar Besar, ada di Matos dan di Mitra juga," imbuhnya.

Disinggung soal pembangunan revitalisasi Pasar Besar, Heru tampak kaget. Ia malah berdalih dan tetap bersikukuh untuk kemungkinan besar melanjutkan proses kerja sama dengan Pemkot Malang.

"Waduh, kalau dibongkar atau diapain enggak ada lah. Enggaklah, pastinya kan kita ingin bersama dengan Pemkot. Jadi ya semuanya ada jalan keluar yang terbaik sih saya bilang. Mana baiknya kita ikuti saja, pastinya Pemkot Malang juga memikirkan semua pihak, termasuk kami pengusaha. Prinsipnya Matahari tetap taat aturan, intinya itu," tandasnya.

End of content

No more pages to load