Banner pendaftaran calon kepala desa Beji, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Banner pendaftaran calon kepala desa Beji, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masa pendaftaran pemilihan kepala desa (pilkades)  selama 8 hari telah ditutup hingga Kamis (8/8/2019) lalu. Hingga ditutupnya pendaftaran pilkades di 11 desa itu, sudah ada 35 bakal calon kepala desa yang mengambil formulir.

Kasubag Otonomi Daerah Pemkot Batu, Iwan mengatakan, proses pendaftaran sudah ditutup. Di masing-masing desa itu ada bakal calon yang melakukan pendaftaran rata-rata 2-5 orang per desanya. “Dan dari 35 orang itu ada 10 orang ini adalah incumbent. Ada juga mereka yang perangkat desa iku mendaftarkan diri,” kata Iwan.

Dari data 11 desa yang masuk di Bagian Pemerintahan Kota Batu, berikut nama calon yang telah mengambil formulir. Antara lain di Kecamatan Bumiaji ada Desa Tulungrejo yang memiliki lima bakal calon yakni Mardianto, Prastiono, Adi Sasmito, Suliono (incumbent), dan Arrohman Mustofa.

Lalu di Desa Bumiaji ada Edi Susanto (incumbent), Suhariono, dam Ali Mustofa (mantan anggota DPRD). Kemudian Desa Gunungsari ada satu orang yakni Andi Susili (incumbent). Lainnya di Desa Punten ada Hening Trisunu (Sekdes Punten) dan Suliani. Sedangkan di Desa Giripurno ada Maskut dan Suntoro. 

Untuk di Kecamatan Batu ada Desa Sidomulyo bakal calon kepala desa yang mendaftar ada Suharto (incumbent), Hanafi (anggota BPD ), Hernanto (mantan sekdes). Lalu di Desa Sumberejo ada Riyanto (incumbent), Tekat, dan Novi Dwi Istika. Kemudian Desa Oro-Oro Ombo ada Wiweko (incamben), Lukito Bowo, Kandam, Heri pranowo, dan Gatot.

Sedangkan di Kecamatan Junrejo ada Desa Beji bakal calonnya ada Wawan Sulistiono, Deni Cahyono, Iwan Riswanto, dan Dedi Irawan.Lalu untuk Desa Torongrejo ada Moh Yakni (Mantan Sekdes), Kateni (incumbent), Sugeng Santoso yang juga yang juga mantan kades, dan Jaya. Dan di Desa Junrejo ada Andi faizal H (incumbent), Rohmad Santoso (mantan kades), dan Hadi Wignya (mantan kasun).

Usai ditutupnya pendaftaran ini lanjut Iwan, panitia pilkades masing-masing desa akan melakukan penelitian dan klirifikasi berkas bakal calon dengan maksimal bakal calon lima orang pada tanggal 29-30 Agustus.

Kemudian  setelah itu panitia akan mengumumkan hasil bakal calon yang lolos pada tanggal 31 Agustus dan 1 September. “Mereka yang lolos akan mengikuti tes tulis pada 4-5 September tingkat Kota,” tutupnya.