Plt Bupati Malang Sanusi berharap pendidikan di Kabupaten Malang menjadi yang terbaik di Indonesia (Humas Pemkab Malang)
Plt Bupati Malang Sanusi berharap pendidikan di Kabupaten Malang menjadi yang terbaik di Indonesia (Humas Pemkab Malang)

MALANGTIMES - Loncatan positif pendidikan di Kabupaten Malang di bawah Dinas Pendidikan, patut mendapat apresiasi setiap tahunnya. Baik dari sisi kualitas  yang mulai merangkak maju di skala Jawa Timur (Jatim), maupun dari berbagai inovasi berbasis teknologi dalam mempermudah pelayanan di sektor pendidikan.

Kondisi itulah yang membuat Plt Bupati Malang Sanusi menaruh harapan besar kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan berbagai raihan positif tersebut. Bahkan, dirinya berharap pendidikan di Kabupaten Malang bisa menjadi yang terbaik di Indonesia.

"Harapan saya bisa jadi yang terbaik di Indonesia. Ini saya pikir harapan kita semua dalam sektor pendidikan di Kabupaten Malang ini," ucap Sanusi menyampaikan harapan besarnya kepada dinas yang dikomandani M Hidayat ini.

Bukan hanya menyampaikan harapan besar saj, politikus PKB yang digadang-gadang jadi balon Bupati 2020 mendatang ini, juga menindaklanjutinya dengan berbagai dukungan anggaran bagi lembaga pendidikan Kabupaten Malang. Baik untuk para guru sampai dukungan untuk para pelajar.

Sanusi membeberkan beberapa hal dalam mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas yang akan terus dikawalnya sampai tahun 2020 mendatang. 

Misalnya, bantuan operasional daerah (Bosda) untuk seluruh lembaga pendidikan di Kabupaten Malang, baik SD, SMP, MI, dan MTS. "Siswa akan  mendapatkan dana Bosda Rp 25 ribu per bulan atau Rp 300 ribu dalam setahun. Dengan adanya Bosda dan kawalan Bos dari pusat diharapkan kedepannya siswa-siswi memperoleh nilai akademik rata-rata 9," ujar Sanusi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Malang pun akan mendukung para guru tidak tetap (GTT) yang ada. Dengan menganggarkan dana dari APBD setara dengan UMR di Kabupaten Malang di tahun 2020 datang.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan kepada para GTT yang masih terbilang banyak dan telah mengabdi dalam kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Malang. "Para GTT ini telah banyak berjasa dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Malang. Karenanya Pemkab Malang akan terus mendukung kebutuhan mereka ke depannya," ucap Sanusi.

Tidak berhenti di situ, guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Malang, Sanusi mengadakan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang, yang salah satu isinya untuk meningkatkan kinerja OPD. Baik terkait penerapan teknologi yang dilahirkan dari pihak akademisi ke jajaran di Dinas Pendidikan. Sampai pada peningkatan kapasitas para guru, dengan cara memberikan kesempatan untuk kembali meningkatkan grade pendidikannya melalui kuliah di jenjang lebih tinggi.

Yakni, para guru yang berijazah S1 akan ditingkatkan ke jenjang S2. "Bagian dari MoU kita adalah peningkatan kapasitas guru untuk kuliah lagi. Dan ini gratis atau tidak bayar. Karenanya saya minta kepada pak Kadis (M Hidayat) untuk mendata jumlah guru," ucap Sanusi.

Terpisah, M Hidayat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga menyampaikan hal sama dan menyambut baik berbagai kebijakan itu. Dimana, Dayat, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan, mengatakan, dengan berbagai kebijakan yang ada pihaknya juga terus berupaya keras untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang terus meningkat setiap tahunnya.

"Kita terus bekerja keras untuk mencapai hal itu. Alhamdulillah progres positif setiap tahun bisa kita capai. Walau tentunya masih ada kekurangan yang mesti ditingkatkan lagi," ujar Dayat.