BPJS saat memberikan wawasan kepada legiun Veteran Republik Indonesia (Hendra Saputra)
BPJS saat memberikan wawasan kepada legiun Veteran Republik Indonesia (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - BPJS kesehatan berikan edukasi kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan dan pola hidup pada Kamis (8/8/2019).

Kegiatan yang digelar untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manfaat Program Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ini dihadiri langsung oleh Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur, Handaryo.

Dalam kesempatannya Handaryo mengatakan salah satu faktor penunjang kepuasan peserta adalah terpenuhinya informasi yang akurat dan terupdate.

Karena itu, BPJS Kesehatan sangat giat menggalakkan sosialisasi untuk memastikan setiap peserta memahami hak, kewajiban, manfaat, hingga prosedur penjaminan pelayanan kesehatan JKN-KIS.

"Harapan kami, pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai program JKN-KlS dapat meningkat, sehingga bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan dengan lancar," ujarnya saat menggelar konferensi pers di salah satu hotel di Kota Malang.

Lebih dari itu kata Handaryo, sosialisasi ini juga untuk mendorong partisipasi dan peran masyarakat dalam menyokong keberlangsungan program JKN-KIS.

Sebagai program jaminan sosial kesehatan terbesar di dunia, saat ini jumlah peserta JKN-KIS telah melampaui angka Iebih dari 223 juta jiwa. Dan kini BPJS Kesehatan mulai menguatkan sinerginya dengan organisasi peserta. Dengan harapan, informasi-informasi terbaru dari implementasi JKN-KIS dapat tersalurkan kepada anggota organisasi.

"Setidaknya ada 5 ekspektasi peserta dari pelayanan JKN, di antaranya kemudahan memperoleh informasi terkait Program JKN-KIS, kemudahan dan kecepatan mendaftar, kemudahan dan kepastian membayar iuran, mendapat jaminan di fasilitas kesehatan, menyampaikan keluhan dan memperoleh solusi," terangnya.

"Yang penting itu, BPJS Kesehatan dapat mengoptimalkan pelayanan terbaik kepada peserta seperti mengembangkan berbagai aplikasi berbasis teknologi informasi yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan program JKN-KIS," imbuhnya mengakhiri.