Bebizy bernyanyi bersama kepala DPKPCK, Wahyu Hidayat, di Cafe Sawah, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Bebizy bernyanyi bersama kepala DPKPCK, Wahyu Hidayat, di Cafe Sawah, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - i>Advocacy Horizontal Learning (AHL) Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) ditutup dengan seru oleh si goyang nyamuk, di Cafe Sawah, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019).

Si goyang nyamuk sebutan goyang yang disematkan kepada Sari Sri Mulyati atau nama beken Bebizy  sukses membuat para kepala daerah dan pengunjung ikut bergoyang di bawah suhu 14 derajat.

Termasuk Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat  yang turut serta mengeluarkan suara emasnya menyanyikan lagu Madu dan Racun yang dipopulerkan Arie Wibowo bersama Bebizy.

Tidak hanya itu saja, istri Plt Bupati Kabupaten Malang Anis Zaidah juga diajak melantunkan lagu tersebut. Warga sekitar pun hadir pun ikut terpesona oleh penampilan Bebizy.

Beberapa lagu yang dilantunkan Bebizy yakni Inikah Cinta oleh Sheila Majid, Lagi Syantik oleh Siti Badriah, Berdiri Bulu Romaku oleh Hetty Koes Endang, Berharap Tak Berpisah yang dinyanyikan oleh Reza Artamevia, Kau Tercipta Bukan Untukku dari Nella Kharisma, dan beberapa lagu hits kekinian. 

Ditampilkannya acara hiburan dalam gelaran tahunan Akkopsi, selain sebagai bagian memeriahkan acara juga sebagai bentuk promosi wisata Pujon Kidul secara terus menerus kepada khalayak.

“Hiburan tentunya tidak bisa dilepaskan dalam dunia pariwisata. Melalui hiburan supaya bisa lebih cair, tanpa meninggalkan esensi dari pertemuan,” kata kepala DPKPCK, Wahyu Hidayat.

Sedang Cafe Sawah ini terbukti mampu memikat kepala daerah dalam Akkopsi karena dinilai sukses menggabungkan pariwisata dan sanitasi.