Terwujudnya Pariwisata dan Sanitasi di Pujon Kidul Kabupaten Malang, Bukti Sebuah Sinergitas

MALANGTIMES - Destinasi Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang memang memikat para wisatawan. Termasuk para wali kota dan bupati yang tergabung dalam Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).

Hal itu tampak di wajah-wajah mereka saat mengunjungi kawasan Cafe Sawah di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang sore ini (Kamis, 8/8).

Plt Bupati Malang, Sanusi mengatakan dengan dijadikannya kawasan Desa Pujon Kidul untuk gelaran Advocacy Horizontal Learning (AHL), menjadikan bukti bahwa Kabupaten Malang sudah menerapkan perpaduan pariwisata dan sanitasi menjadi destinasi yang luar biasa.

"Di Cafe Sawah ini salah satunya, sudah tertata rapi. Sehingga sanitasinya menjadi indah karena dikelola untuk kepentingan pariwisata juga," ujar dia saat Talk Show Talkshow sinergitas, Pariwisata dan Sanitasi di Amphitheater Cafe Sawah Pujon Kidul. 

Ia menjelaskan, pengolahan limbah untuk menjadi sanitasi sangat baik dikelola oleh masyarakat. Dimana kotoran dibuat menjadi pupuk, untuk menghidupi sayuran di sekeliling area destinasi desa wisata itu. Terlebih sanitasi yang dihadirkan tidak memunculkan bau menyengat.

"Kita ketahui, sanitasi di sini tidak ada bau menyengat. Karena memang diolah untuk menjadi kawasan bersih. Pupuknya dibuat untuk menghidupkan sayuran-sayuran, jadi bisa disajikan kepada pengunjung. Dan itu bisa menjadi wisata edukasi juga, apalagi di sini itu sayuran organik ya," imbuhnya.

Dikatakannya, konsep wisata dan sanitasi Kabupaten Malang tidak hanya diterapkan di wilayah Desa Pujon Kidul saja. Melainkan, di beberapa daerah lainnya juga sudah mulai dijalankan. Seperti, di wilayah Desa Karangsuko dengan wisata Sumber Maron, Desa Turen dengan Kebon Pring, dan yang lainnya.

"Sudah banyak yang mulai dijalankan untuk penerapan wisata dan sanitasi itu, dan ini mampu menggaet wisatawan bahkan manca negara," pungkas dia.

Top