MALANGTIMES - Tari Pesona Malang membuat gelaran Advocacy Horizontal Learning (AHL) sebagai agenda tahunan Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) di kawasan wisata Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang sore ini (Kamis, 8/8) meriah.

Tak hanya area wisatanya saja yang membuat mereka terpana, tapi penampilan tim paguyuban Joko Roro Kabupaten Malang ini juga berhasil memikat wali kota dan bupati yang hadir. Mereka terhibur dan memberikan applause atas tari yang dihadirkan tersebut.

Ketua Umum AKKOPSI, Syarif Fasha mengatakan melalui topik sinergitas leadership, komitmen seorang kepala daerah dalam menfasilitasi sanitasi untuk tujuan wisata tersebut akan dikupas di Kabupaten Malang.

"Ini yang akan kita kolaborasikan antara sanitasi dan pariwisata. Bagaimana komitmen seorang kepala daerah dalam memfasilitasi sanitasi untuk tujuan wisata, edukasi dan lain sebagainya," ujar dia.

Menurut dia, banyak dari wilayah Desa Pujon Kidul yang bisa dipelajari. Terlebih tentang pemanfaatan sawah menjadi destinasi wisata yang luar biasa. "Bagaimana masyarakatnya membangun desa ini berdasarkan partisipasinya, pemerintahnya di sini sebagai regulator dan juga fasilitator," imbuhnya.

Kolaborasi inilah yang diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi para kepala daerah lainnya dalam mengelola daerah wisatanya. Ia merekomendasikan kepada seluruh anggota AKKOPSI se - Indonesia untuk memanfaatkan areanya menjadi destinasi wisata yang luar biasa.

"Jadi ada kolaborasi masyarakat dan pemerintah. Sehingga masyarakat tidak hanya sebagai objek, tapi sebagai subjek di sini. Mereka dilibatkan untuk membangun wilayahnya. Jadi saya rekomendasikan kepada seluruh anggota AKKOPSI se Indonesia kalau ada tempat seperti sawah dan yang lainnya bisa dimanfaatkan seperti ini luar biasa," pungkasnya.