MALANGTIMES - Infrastruktur sanitasi di wahana wisata Kabupaten Malang nampaknya belum semuanya bagus. Sampai sekarang, tercatat baru Pujon Kidul sebagai destinasi wisata yang dilengkapi dengan sanitasi yang memadai dan sehat. Meliputi toilet yang bersih hingga IPAL dan tempat pembuangan sampah yang memadai.

Plt. Bupati Malang, Sanusi menyampaikan, saat ini belum semua destinasi wisata memiliki infrastruktur sanitasi yang baik dan sehat. Dia menargetkan, 2020 mendatang seluruh kawasan wisata sudah memenuhi standart yang ditetapkan untuk hal yang berkaitan dengan sanitasi.

"Bukan hanya wisata, sistem sanitasi di Kabupaten Malang akan dibenahi secara bertahap," jelasnya pada wartawan di sela agenda Advocacy Horizontal Learning (AHL) Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, saat ini baru Pujon Kidul yang memiliki sistem infrastruktur sanitasi yang baik dan sehat. Sehingga, seluruh destinasi wisata di setiap kecamatan melalui Kelompok Sadar Wisata (Pomdarwis), ditarget sudah menerapkan sistem yang sama.

"Semuanya akan diselesaikan satu persatu," jelas nya.

Lebih jauh dia menyampaikan, melalui agenda AHL AKKOPSI ini, diharapkan akan ditelurkan rekomendasi baru untuk memperbaiki sistem sanitasi di Kabupaten Malang. Selain itu muncul pula inovasi baru untuk menciptakan iklim dan budaya berperilaku sehat.

"Sanitasi menjadi salah satu komponen terpenting dalam sebuah pembangunan, maka harus menjadi perhatian khusus," tegasnya.

Sejauh ini, beberapa upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat diantaranya adalah program Jumat Bersih dan Jumat Sehat. Selain itu juga membiasakan masyarakat, dimulai dari lingkup Pemerintah Kabupaten Malang untuk rutin bergerak dan berolahraga.

"Secara keseluruhan infrastruktur sanitasi sudah baik, tapi akan dibenahi secara bertahap," pungkas nya.